
.
.
Bukan sekali dua kali Lily memimpikan kejadian yang serupa, namun sesaat setelah terbangun Lily selalu saja lupa. Setiap dialog, setiap tempat atau apapun itu Lily selalu melupakannya. Bahkan rupa seseorang yang muncul di mimpinya pun demikian.
Sesuatu seolah mengdikte otaknya untuk tidak mengingat. Aneh. Dan semua semakin bertambah aneh ketika terjadi banyak perubahan di hidupnya yang 22/7 berjalan monoton.
Bahkan mendadak Lily merasa seperti ada seseorang yang berusaha mengambil alih tubuh juga pikirannya. Sial. Lily tidak menyukainya.
Mencoba melawan? Percuma saja, sebab satu persatu ingatan itu kembali muncul. Sesuatu yang sedari awal memang sengaja ia lupakan.
.
.
.
.Todos os Direitos Reservados1 capítulo