Love from myself

Love from myself

  • WpView
    MGA BUMASA 3,791
  • WpVote
    Mga Boto 1,480
  • WpPart
    Mga Parte 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Sep 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
" Am I the only one who's still mean to myself? because I always force myself to look fine even though I'm not fine, I'm weak " . . . "Jangan egois sama perasaan, Lo udah berlebihan . Lo tau kan ? Sesuatu yang berlebihan itu gak baik? " Ini bukan hanya cerita tentang keberhasilan nara mendapatkan hati seorang biantara, namun juga kisah tentang kesadaran seseorang tentang cinta namun ia buat sia - sia dan diberi hukuman oleh semesta. Sayang saja tidak cukup dalam sebuah kisah, akan lebih indah jika cinta ikut andil dalam kisah persahabatan, keluarga dan kisah sepasang kekasih. #16 in mentalillnes 010921 Dont copy my story! plagiat please go!
All Rights Reserved
#665
lucu
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  •  HAZELA
  • CARAKU MENDAPATKANMU
  • SELF LOVE
  • Paradise
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Mental Disease
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Halcyon
  • Breathe
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman