Dia Salunara Sadewa

Dia Salunara Sadewa

  • WpView
    Okunma 11
  • WpVote
    Oy 1
  • WpPart
    Bölüm 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cum, Ağu 20, 2021
WpInfo
Kurgu
Romantik
Pernah gak sih lo percaya sama seseorang, tapi dikecewain. Setelah berharap begitu besar ternyata banyak hal besar yang gak terduga terjadi dibelankang lo. BgsT! Kenapa sih dunia rasanya kejam banget sama gue, gue dah berusah buat baik-baik aja, tapi apa semua benteng pertahanan yang gue bangun lama-lama juga gak akan kuat. Kadang suka lupa kalo gue juga manusia biasa Lika-liku kehidupan manusia yang tak terduga Dia Salunara Sadewa
Tüm hakları saklıdır
#153
fake
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi