You
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ago 20, 2021
"Jangan pernah janji kalo akhirnya kamu ga bisa tepatin Tara" "Jangan pernah bikin sesuatu yang emang nya kamu sendiri gak tau kamu bisa ngelakuin itu apa ngga" tutur Aleena sambil menatap dalam mata Altara mencari kesungguhan di netra mata coklat itu. "Aku janji kali ini aku bisa pegang omongan aku Al aku janji" ucap Tara sungguh kepada Aleena Mareta gadis yang sangat ia sayangi dan akan selalu seperti itu. Aleena Mareta gadis kuat yang pernah Tara temui, gadis yang tidak pernah sama sekali untuk mengeluh tentang keadaannya, gadis yang selalu ceria dan gadis yang selalu menutupi masalah apapun dengan senyuman dan caranya yang unik. Iya betul Aleena Mareta gadis yang sangat berbeda dan gadis yang humble terhadap siapapun. "Al aku mau temenin kamu terus sampai kamu bahagia sampai kamu lupa dengan namanya rasanya sakit" Tara menatap Aleena dengan penuh rasa sakit di dadanya melihat gadis nya yang kuat itu tersenyum pedih dengan air mata nya yang mulai berjatuhan. " Promise?" tanya Aleena sungguh. Dalam batinnya dia berharap semoga Tara tidak ingkar dengan janji nya kali ini sambil Aleena menghela napas panjang. " I Promise Aleena Mareta" jawab Tara dengan ragu dan memeluknya untuk menyalurkan rasa sakit, kecewa, pedih yang Aleena rasakan agar gadis ini kuat kembali.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • Save The Marriage (Sudah Ada Di Play Store)
  • Kesempatan Kedua
  • Angel To Raya (END)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Lentera di Batas Senja (TELAH TERBIT di LOVRINZ)
  • AILAH(END)✅
  • ALENA SHANKARA AZELA
  • Ex or New? [REVISI]
  • DALAM DIAM ADA RASA

SUDAH DITERBITKAN... "Aku tidak pernah menerima penolakan!"ujar evan dengan tegas, hingga membuat zahra menghentikan langkahnya yang baru saja menjauh 2 langkah dari meja evan."tinggalkan kekasihmu, atau dia yang akan meninggalkanmu untuk selamanya...alias MATI!" Zahra membalikan badannya dan menatap evan tak percaya, zahra hanya bisa diam tanpa bisa berkata apa-apa lagi. Dirinya kehabisan kata-kata. Evan tersenyum melihat reaksi terkejut zahra."kau tidak punya pilihan lain selain meninggalkannya dan menjadi milikku! Atau kau akan melihat jasad tunanganmu tanpa tangan dan kaki besok pagi..." ***** "Apa kau pikir ini semua mau ku? Semua ini terjadi juga karnammu! Kau yang memintaku menemuinya! Jadi kau harus bertanggung jawab atta!"ujar zahra marah dan tanpa sadar semua keluh kesahnya dilampiaskan kearah anatta."radit pergi meninggalkanku! Dan keluargaku telah mengusirku atta! Itu juga karnamu! Aku melakukan itu demi keselamatanmu! Apa kau tidak memikirkan itu! Hidupku hancur KARNA MU ATTA! DEMI MENYELAMATKAN KARIRMU! AKU HARUS MENGORBANKAN HIDUPKU ATTA!" Anatta terdiam terpaku mendengar semua makian zahra yang memang ada benarnya. Anatta menghapus air matanya dengan tangan kirinya lalu menatap zahra yang tengah mengatur napasnya sambil meredakan amarahnya. "Aku tahu...semua ini terjadi memang karnaku ara...hiks...lalu apa yang harus aku lakukan untuk menebus semua kesalahanku?"ujar anatta sambil sesegukan. Zahra menatap anatta cukup lama."kau...kau harus menikah dengan evan..." "Apa?"pekik anatta tak percaya, apa semua luka ini belum cukup untuknya? Hingga zahra tega melakukan semua ini kepadanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido