Anargya || Huang Renjun

Anargya || Huang Renjun

  • WpView
    Leituras 6,320
  • WpVote
    Votos 776
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, out 5, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
"Anargya artinya tidak terhingga nilainya. Namun tidak dengan kehidupanku, bagi mereka hidupku tidak ada nilainya." "Maaf..." Itu adalah kata yang selalu keluar dari bibirnya. Ia selalu menginginkan kehidupan baik akan berpihak kepadanya. Namun, sepertinya Tuhan belum mengabulkannya. Seolah-olah berkata bahwa "Jalanmu ku persulit terlebih dahulu, agar bahumu semakin kuat dan hebat." Ini tentang Renjun yang dibenci oleh dunia. "Kenapa kalian semua membenci ku?"-Renjun
Todos os Direitos Reservados
#956
persaudaraan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Delapan Bayangan satu janji
  • Gata dan Asa [✓]
  • Luka -Renjun ft. NCT DREAM
  • Perihal Sandwich(End)
  • LOVE for the MAKNAE
  • Fireflies✨
  • Rainbow
  • Precious✓
  • Sulung

.Di sebuah sekolah sihir yang terkenal dengan keunikannya, Haechan dan Renjun masih berusaha keras menyembunyikan perasaan mereka masing-masing. Keduanya sering bertengkar, tapi ada sesuatu yang tak bisa disangkal di antara mereka. Setiap kali mata mereka saling bertemu, ada kilatan yang tidak bisa diabaikan, meski mereka berdua memilih untuk menutupi hal itu dengan sikap tengil Haechan dan kemarahan Renjun. Suatu hari, saat sedang latihan sihir, Haechan secara tidak sengaja membuat sebuah bola api meleset dan hampir mengenai Renjun. Renjun langsung meledak, memarahi Haechan dengan emosi yang tak terbendung. "Kamu gak pernah hati-hati, Haechan! Lihat, hampir saja aku terbakar!" Renjun berteriak, wajahnya memerah karena marah. Haechan, yang biasanya menganggap segala hal sebagai lelucon, kali ini terdiam. Melihat wajah Renjun yang begitu kesal membuatnya merasa aneh. Ada perasaan yang berbeda, perasaan yang tak bisa dijelaskan. Tanpa sadar, Haechan mendekat dan berkata dengan nada yang lebih lembut, "Aku minta maaf, Renjun. Aku gak sengaja." Renjun, yang semula ingin mengomel lebih lama, tiba-tiba terdiam. Dia melihat ekspresi Haechan yang lebih serius, yang jarang sekali muncul. Tanpa sadar, hati Renjun berdebar. Dia pun segera menjauh, berusaha mengontrol perasaannya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo