SI DANDELION

SI DANDELION

  • WpView
    Reads 387
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 8, 2022
{FOLLOW SEBELUM MEMBACA YA TEMAN} Cerita ini asli dari ide ku sendiri, mohon maaf apabila ada kesamaan alur dan karakter, kabarin kalau teman melihat kesamaan itu dicerita lain nyaaaa, biar aku perbaikiiiii. πŸ’œπŸ’œπŸ’œ Akulah SI DANDELION. Terlihat indah namun sebenarnya rapuh, kehidupan yang awalnya penuh dengan kebahagiaan kini sirna bagai dandelion yang tertiup angin. Seandainya tragedi itu tidak terjadi,maka penderitaan ini tak akan pernah ada. πŸ’œπŸ’œπŸ’œ "Gue cinta sama lo." Ucap Elvarro tegas. "A-apa kak? Kakak lagi ga bercanda kan?" Keyzia tampak bingung atas ucapan yang baru saja keluar dari mukut kakak kelasnya itu. "Gue serius." "Jangan kak,kakak ga boleh cinta sama aku hiks." Ucapnya sedih. "KENAPA KEYZIA?" bentaknya. "Kakak taukan hiks, umur aku udah ga lama lagi hiks, aku ga mau kalau kakak sedih waktu zia pergi hiks." "GUE GA PERDULI, LO HARUS PERCAYA KALAU LO BAKALAN SEMBUH." " nggak kak, penyakit ini udah mengganas dan dokter bilang kesempatan hidup aku tinggal 1 bulan lagi hiks, aku tau kak rasanya kehilangan orang yang kita cintai itu kayak mana. Jiwa dan raga zia terasa hancur waktu mama meninggal di depan mata kepala zia sendiri dan zia masih sulit menerima itu semua sampai saat ini. " jelasnya panjang lebar dan tak terasa air mata mengalir dipipi kanan dan kiri zia. "Maaf udah ingetin lo ke masa itu, tapi gue jujur dari hati gue yang paling dalam gue cinta dan sayang sama lo. Gue janji bakalan selalu bahagiain lo sampai takdir yang memisahkan kita." Ia pun memeluk gadisnya yang tengah duduk menagis di sampingnya. πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ KALAU ADA YANG PLAGIAT, GUE TONJOK ONLINE LOπŸ‘Š HEHEHEH BERCANDA TEMAN TAPI PLAGIAT ITU EMANG GA BOLEH, HARUS HARGAI KARYA ORANG YAA. KAMU MAMPU BERKARYA TANPA HARUS MENCONTEK PUNYA ORANG. TERINSPIRASI BOLEH, TAPI JANGAN JIPLAK YAAAAAAAA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • π™„π™§π™§π™šπ™₯π™‘π™–π™˜π™šπ™–π™—π™‘π™š - Sehun x Yoona βœ”οΈ
  • ALSTARAN [END]
  • COMPLICATED [ON GOING]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • goodbye my beloved (Hiatus)
  • Arsyilazka
  • BarraKilla
  • ALDARA
  • πŽππ’π„π’π’πˆπŽπ [ πš‚πš•πš˜πš  πš„πš™πšπšŠπšπšŽ ]
  • ELARD DAN ZIA (ENDβœ…)

‼️F I K S I‼️ π™„π™§π™§π™šπ™₯π™‘π™–π™˜π™šπ™–π™—π™‘π™š (adj) : tak tergantikan πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€ "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines