ARUNIKA - Volunteer Project

ARUNIKA - Volunteer Project

  • WpView
    Reads 666
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 27, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Ada luka yang tidak tampak oleh mata, namun menggema dalam tindakan. Ada cinta yang tumbuh diam-diam, seperti bunga liar di antara reruntuhan. Mereka bukan pahlawan. Bukan juga manusia suci tanpa cela. Mereka hanya mahasiswa biasa--dengan hati yang remuk, tawa yang dipaksakan, dan harapan kecil yang belum sempat padam. Namun ketika mereka memilih untuk turun ke medan sebagai relawan, tak ada yang tahu bahwa yang akan mereka hadapi bukan hanya bencana alam. Dalam bayang relawan yang sederhana, tersimpan kisah-kisah yang tak kalah hebat dari medan perjuangan. Mereka datang dengan topeng dan harapan, menyembunyikan perasaan, dendam, dan cinta yang tak terucap. Tapi waktu, medan, dan kebersamaan, akan menggugurkan semua batasan. Ini bukan hanya kisah pengabdian. Ini adalah kisah tentang bertahan. Tentang memilih untuk tetap tinggal di saat semuanya terasa ingin ditinggalkan. ©VERSECHIVE, 2025.
All Rights Reserved
#65
01line
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembali
  • Loveage [END]
  • Melody of Spring: The Epitome of Care and Love
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • [✓] 𝐏𝐫𝐢𝐨𝐫𝐢𝐭𝐲 • 𝐒𝐨𝐨𝐛𝐢𝐧
  • The One They Wanted
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Suddenly! Yeonbin [END]
Kembali

Update setiap hari Senin Ethlyn tidak pernah berniat jatuh hati lagi-bukan setelah Rakha. Bukan setelah semua luka yang bahkan belum sempat benar-benar ia sembuhkan. Tapi Dariel hadir seperti hujan yang tak bisa ditolak langit. Tenang, tak banyak bicara, tapi cukup untuk membuat Ethlyn percaya bahwa mungkin, perasaan bisa tumbuh kembali... dengan cara yang berbeda. Ethlyn tahu diri. Menyukai Dariel-kakak tingkat yang kalem, cerdas, dan selalu tampak jauh dari jangkauan-hanya akan menyakiti dirinya sendiri. Tapi diam-diam, hatinya sudah lama menetap di sana. Ia tidak pernah berharap lebih. Hingga semesta mulai ikut campur, mempertemukan mereka dalam cara-cara yang sederhana namun berarti. Lalu Rakha kembali. Seolah waktu tak pernah membekukan apa pun. Dengan senyuman lama, dengan janji-janji yang pernah ia ingkari. Kini, Ethlyn berdiri di persimpangan: antara masa lalu yang belum sepenuhnya pergi, dan perasaan baru yang perlahan ingin ia percaya. Karena pada akhirnya, hati selalu tahu... ke mana ia ingin kembali. Mei, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines