Philanthropy

Philanthropy

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 21, 2021
Ketika takdir memberi perjumpaan yang manis, namun hanya untuk saling belajar. Dipatahkan oleh manusia, dibangkitkan oleh doa. "Baiklah. Sudah cukup, terima kasih." Ucap Danen "Mari berjuang dengan cara yang berbeda." Sahut Annisa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja, Mengapa Kau Begitu Indah?
  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Cinta Dalam Diam (TAMAT)
  • MANUSIA BATU (HIATUS)
  • forget you
  • Tertulis Dalam Doa
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • SALVA

"Tapi satu hal yang harus kamu tahu, aku masih memiliki satu penguat dalam perjuanganku. Satu hal yang selalu aku ungkapkan secara diam-diam, karena aku selalu merasa siapa aku jika harus aku ungkapkan padamu. Jika kamu tidak menginginkan perjuanganku berhasil aku jalani, doakan saja agar satu hal tersebut habis tertelan masa. Namun yang harus kamu tahu, aku tulus padamu." Sebuah ungkapan seorang perempuan yang tak kunjung beruntung akan kisah asmaranya. Dara, ya gadis cantik itu kembali bertemu dengan laki-laki yang hanya memberikan harapan kepadanya. Akankah kisah ini berakhir bahagia? Ataukah Dara kembali harus menerima sakitnya memiliki rasa yang tak bisa bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines