Story cover for Sun and Moon  by Jejexxci
Sun and Moon
  • WpView
    GELESEN 72,245
  • WpVote
    Stimmen 5,273
  • WpPart
    Teile 33
  • WpView
    GELESEN 72,245
  • WpVote
    Stimmen 5,273
  • WpPart
    Teile 33
Laufend, Zuerst veröffentlicht Aug. 21, 2021
"Kok nggak segera ambil wudhu dek? Nanti keburu antri." Danendra menoleh pada bapak-bapak yang sedang melepaskan sepatunya. 

Danendra tidak menjawabnya melainkan mengeluarkan kalung salib yang berada di lehernya, bapak-bapak itu lalu mengangguk.

"Cinta beda agama, atau nungguin temen?" 

"Cinta beda agama." Jawab Danendra dengan lirih lalu mengembalikan kalung salib nya seperti semula. 

Bapak-bapak tersebut menatapnya iba. "Ada banyak wanita di luar sana yang beragama sama dengan kamu, tapi kenapa kamu malah melirik ke masjid. Ingat wanita muslim butuh imam dan imamnya bukan pendeta." 

"Emang banyak wanita yang beragama sama seperti saya, tapi saya hanya mampu menatapnya seorang." Ucap Danendra dengan pelan seakan mulutnya tak ingin mengeluarkan kata-kata lain.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Sun and Moon zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Shaffira ✔ (KBM & KARYAKARSA) von AnisWiji
30 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Aku menatap lelaki yang duduk di sampingku dengan binar penuh tanya. Kenapa lelaki ini yang ada di sini? Bahkan aku bisa melihat dua anak kecil yang duduk bersama Nenek mereka tak jauh dari tempat duduk kami. Ya Allah apa ini takdirku? Menikah dengan seorang duda yang kukenal beberapa bulan lalu. "Ada apa?" Tanyanya datar. Tidak ada kesan romantis di sini. Kami layaknya pasangan yang terlahir dari proses perjodohan. Dingin, kaku, dan nampak tak tersentuh satu sama lain. "Tidak, saya cuma malu." "Malu karena saya seorang duda yang menikahi kamu? Begitu?" Menggeleng aku menampik semua asumsinya. "Bukan, disini saya tidak pernah menilai orang dari statusnya. Mau duda atau tidak itu bukan hal penting bagi saya. Tapi saya yang seorang guru tidak pernah terlintas dipikiran saya akan berada di situasi seperti ini. Duduk di pelaminan dengan anda, wali murid saya." Bibirnya tersungging ke atas, antara dia bahagia mempersunting diriku atau hal lain aku tidak tahu. "Jangan menilai seperti itu, karena sekarang saya suami kamu. Ingat saya sudah meminta kamu dari Ayah, dan saya sudah melakukan akad di depan ayah kamu." Jawabnya dengan penuh penekanan. Pria yang berada di sampingku inilah yang mengakadku tadi pagi dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas sepuluh gram. Dialah pria yang berani memintaku kepada Ayah untuk dijadikan sebagai istrinya. Pria pertama dengan sifat dinginnya yang membuatku berubah status dari lajang menjadi menikah. Ya, dia Rian Wijaya, seorang anggota TNI Angkatan Udara yang menjungkir balikan kehidupanku yang begitu nyaman. Menyandang status sebagai istri di usia muda seperti ini akan membuatku memiliki beban berat apalagi aku harus menjadi ibu sambung yang baik untuk dua anak yang tersenyum ke arahku.
SERIBU HADITS✓ von dreamsinthelight
32 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Salma Hawariyyin Syihab. Tetangga dekat seorang cowok yang bernama Salman Hawariyyun Al Elmran. Dari sejak kecil mereka tidak pernah akur. Hingga suatu kejadian membuat Salma dihukum oleh cowok itu. "Aku bener-bener minta maaf. Aku cuma ngembaliin hal itu aja. Tapi, itu bukan punyamu, ya?" "Kamu udah buat saya malu. Saya nggak mau maafin kamu gitu aja." "Gimana caranya supaya bisa di maafin kamu, El?" "Hafalin seribu hadits dalam dua bulan." Mampukah Salma memenuhi permintaan cowok itu? Ini bukan sekedar kesalahan tapi lebih dari pada itu. Apakah takdir? Tapi beberapa bulan kemudian ketika Salma datang tiba-tiba cowok itu meminta lagi lebih kepadanya. "Hafalin lagi tiga ribu hadits dalam satu bulan. Kalo nggak bisa, nikah sama saya." "Jangan bercanda!" "Dari dulu, kamu, tuh, jadi manusia makanya jangan serakah. Udah ngambil perhatian, ngambil hati saya juga." Mampukah Salma memenuhi permintaan cowok itu lagi? "Kalo kamu bisa hafal semua hadits itu, berhasil atau enggaknya saya udah nyiapin hadiah buat kamu. Pilihannya, terima atau terima. Cuma satu." ••• "Untuk kamu yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz. Izinkan aku berada dalam satu shaff di belakangmu, ikut mengikuti gerakan sholatmu dari mulai takbiratul ikhram sampai salam. Izinkan aku turut mengaminkan doa-doamu, yakinkan aku bahwa jalan surgaku ada padamu." -Salma Hawariyyin Syihab- "Pasti. Dan orang itu adalah saya." -Salman Hawariyyun Al-Elmran-
Pahala Surgaku✓ von dreamsinthelight
41 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
"Aku akan meminta sekali kepada Allah supaya jannah menyatukan kita, lagi." Khairul Khan. Lelaki yang populer karena terkenal dengan berbagai macam prestasi buruk itu mustahil tidak ada yang kenal dengan dirinya seintro sekolah.Tingkah ajaibnya yang selalu buat guru-guru pusing hingga darah tinggi pun berhasil dimunculkan oleh ulah aneh cowok tersebut. Suka sekali membuat keributan akan tetapi cowok itu sama sekali tidak suka jika seseorang mengusik ketenangannya. Terdengar aneh bukan? Abidadari Al-Arsy Auliya. Perempuan kalem nan lembut. Pindahan pesantren dan seorang hafidzah sekaligus Ning. Sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Khairul itu. Namun apa jadinya jika kedua makhluk itu Allah satukan dengan ikatan perjodohan yang dibuat oleh kedua orang tuanya? "Abi, kenapa aku harus nikah sama orang itu? Gimana aku bisa yakin bahwa jalan surgaku ada padanya sedangkan sikapnya aja kayak gitu?" "Karena dia jodoh terbaik dari-Nya. Percaya sama Abi. Supaya yakin jika jalan surgamu ada padanya, maka taatlah kepadanya selagi tidak membuat kamu bermaksiat kepada Allah." Hingga satu fakta membuat Abida tercengang seketika. Khair, cowok yang selalu kita bicarakan karena keonarannya itu ternyata sama seperti Abida. Pasalnya cowok itu.... BAGAIMANA CERITANYA TERNYATA COWOK ITU SEORANG HAFIDZH JUGA SEORANG GUS YANG SIKAPNYA SANGAT BERBEDA DARI YANG LAIN?! "Kenapa? Habibati kaget? Sini, Sayang... Ambil mushafnya. Kita murojaah sama-sama. Bacaanmu tadi ada yang salah." Sikap cowok itu benar-benar berhasil membuat Abida tak pernah melisankan satu kata pun. Cowok itu benar-benar berbeda. Selain menyukai ubi Cilembu, Khair pun suka memuji, nyeleneh, mencibir, tersenyum sinis, dan seenaknya. Berawal antara kota Tarim dan Aleksandria yang membuat kisah mereka ada. Tak ada satu pun di antara mereka menyadari bahwa mereka pun pernah bertemu di tanah suci, Baitullah. "Pantesan dipanggil Bidadari." "Wajahmu adem." "Kamu, wangi." "Saya udah pesen, kamu tinggal bayar."
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Shaffira ✔ (KBM & KARYAKARSA) cover
Maura √ (Tamat - Karyakarsa)  cover
CINTA SEGITIGA [END] cover
Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going) cover
Istiqlal & Katedral [LuRah] cover
SERIBU HADITS✓ cover
satu Hati Beda Agama  cover
C I N (T) A (COMPLETE) cover
Pahala Surgaku✓ cover
TAKDIR TERBAIK (TERBIT)  cover

Shaffira ✔ (KBM & KARYAKARSA)

30 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

Aku menatap lelaki yang duduk di sampingku dengan binar penuh tanya. Kenapa lelaki ini yang ada di sini? Bahkan aku bisa melihat dua anak kecil yang duduk bersama Nenek mereka tak jauh dari tempat duduk kami. Ya Allah apa ini takdirku? Menikah dengan seorang duda yang kukenal beberapa bulan lalu. "Ada apa?" Tanyanya datar. Tidak ada kesan romantis di sini. Kami layaknya pasangan yang terlahir dari proses perjodohan. Dingin, kaku, dan nampak tak tersentuh satu sama lain. "Tidak, saya cuma malu." "Malu karena saya seorang duda yang menikahi kamu? Begitu?" Menggeleng aku menampik semua asumsinya. "Bukan, disini saya tidak pernah menilai orang dari statusnya. Mau duda atau tidak itu bukan hal penting bagi saya. Tapi saya yang seorang guru tidak pernah terlintas dipikiran saya akan berada di situasi seperti ini. Duduk di pelaminan dengan anda, wali murid saya." Bibirnya tersungging ke atas, antara dia bahagia mempersunting diriku atau hal lain aku tidak tahu. "Jangan menilai seperti itu, karena sekarang saya suami kamu. Ingat saya sudah meminta kamu dari Ayah, dan saya sudah melakukan akad di depan ayah kamu." Jawabnya dengan penuh penekanan. Pria yang berada di sampingku inilah yang mengakadku tadi pagi dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas sepuluh gram. Dialah pria yang berani memintaku kepada Ayah untuk dijadikan sebagai istrinya. Pria pertama dengan sifat dinginnya yang membuatku berubah status dari lajang menjadi menikah. Ya, dia Rian Wijaya, seorang anggota TNI Angkatan Udara yang menjungkir balikan kehidupanku yang begitu nyaman. Menyandang status sebagai istri di usia muda seperti ini akan membuatku memiliki beban berat apalagi aku harus menjadi ibu sambung yang baik untuk dua anak yang tersenyum ke arahku.