Cerita ini melanjutkan dari cerita Jingga 1,2,3,4,5 dan cinta siquel cinta uget-uget. Dari awal perkenalan 5 sahabat yang sangat erat dan seperti saudara, namun satu persatu mereka meninggal dengan konflik yang berbeda-beda. Hanya yang bertahan sudah mempunyai kehidupan baru yang bahagia. Yasa, Evan, Vika, Aldo, Catrine, Nadine, mereka lah yang masih bertahan sampai saat ini.
Disaat semua telah menjajaki kehidupan mapan, dan membangun karir, mereka berfikir semua yang telah telah terjadi selesai begitu saya, namun siapa sangka, mereka mendapatkan teror dan gangguang dari mahluk yang mereka sama sekali tidak mengenalinya.
Apa yang terjadi? Siapa yang menjadi korban selanjutnya? Siapa yang hadir menghantui mereka? Hanya kenangan mereka dan kalian para pembaca yang menjadi saksi.
*cerita ini adalah cerita fiksi, dan imajinasi penulis, maaf apabila ada kesamaan tempat kejadian, konflik dan nama para pemain utama. Author memohonkan maaf sebesar-besarnya.
Author juga mempersembahan cerita ini dan kepada saudara, sahabat, Author yang paling dekat, karena itu untuk menghormati dan menyayangi mereka, atas izin mereka, Author mendedikasian nama mereka masuk ke dalam CAMEO di cerita Jingga 6 ini dengan nama Asli. Ini bentuk rasa sayang Autor dan ucapan terimakasih yang sederhana kepada mereka tak terhingga. Selamat membaca.
💢STOP PLAGIAT! STOP BAWA-BAWA KARYA LAIN! APA LAGI BANDING-BANDINGIN SAMA KARYA ORANG LAIN! 💢
"Aku juga pernah hidup. Aku pernah merasakan cinta. Tapi itu tidak bertahan lama. Aku harus melepas nyawa ku secara paksa. Mereka merebutnya. Kini aku hanya jadi arwah penasaran yang berhenti penasaran, saat aku bertemu dengan mu Niskala."
"Maukah kamu berteman dengan ku? Kalaupun tidak, setidaknya kamu tidak mengusir ku. Aku butuh teman. Sungguh! Aku sangat kesepian."
"Akandra, kenapa kita harus beda dunia. Aku terlalu nyaman bersama mu, tapi aku tahu ini salah. Ini tidak benar!"
"Akandra, akan kah kamu melangit dan meninggalkan ku sendiri, kalau semua urusan mu sudah selesai? lalu bagaimana dengan hati ku? bagaimana dengan hidup ku yang mulai berwarna semenjak kamu datang, akankah kembali sepi seperti dulu?"
"Jangan mencintai ku, aku hantu! Ku mohon, jangan mencintai ku!"
Ini adalah kisah Akandra. Arwah penasaran yang kesepian, bertemu dengan Niskala Nawasena anak indigo yang sudah muak bertemu dengan hantu.