[On Going] Aksara Langit | Jaehyun Jaemin

[On Going] Aksara Langit | Jaehyun Jaemin

  • WpView
    Membaca 17
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 21, 2021
WpInfo
Fiksi Penggemar
NCT
Ganteng-ganteng sukanya BoboiBoy. Begitulah teman-temannya menjuluki seorang bernama Juni Aksara. Level ketampanan dan ketenaran seorang Juni Aksara itu memang sudah tidak bisa di ungkapkan oleh kata-kata. Bayangkan saja, handuk bekas yang ia pakai untuk mengelap keringatnya sehabis latihan basket saja orang tawar dengan harga mahal. Kok bisa? Keringatnya mengandung ramuan ketampanan katanya. Ada-ada saja. Banyak hal yang membuat Emilia begitu mengagumi Juni Aksara. Selain paras tampannya, Juni diam-diam pandai memasak loh. Katanya, seumur hidup baru Emilia seorang yang pernah mencicipi masakannya itu. Selain pandai memasak, Juni juga pandai membuat Emilia senyum-senyum sendiri di kamar mandi sambil teriak-teriak tidak jelas. Waktu yang harusnya ia habiskan untuk mandi dan bersih-bersih, malah ia habiskan untuk mengingat-ingat perlakuan romantis dari Juni. Erza sampai harus menggedor-gedor pintu kamar mandinya hanya untuk membuat Emilia segera keluar dan bersiap untuk pergi ke kampus bersama. Perasaan bimbang apakah ini? Emilia terus bertanya dalam hatinya. Bintang memang mengesankan tapi Juni lebih menawan, begitu pikirnya. Bintang, seandainya saja Emilia mengenalnya lebih dulu, bisa saja hatinya kini terpaut padanya. Juni Aksara tidak mencintai Nazea. Kenapa? Dia hanya kasihan. Nazea mengejar cinta Juni dari SMA sampai ia kuliah di kampus yang sama dengannya bahkan sampai Juni mendaftar untuk jadi anggota klub basket pun ia ikuti, dengan melamar posisi manajer padahal keluarganya memiliki hotel bintang lima ternama di Jakarta. ** Bunga yang kami lihat hari itu, kini telah bahagia dan mekar kembali di nirwana. "Kak Juni, mungkin Yaya sudah bahagia bersama Ayah dan Ibu kami di surga." "Seberharga itu ya, Yaya dimata Kak Juni?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#604
taeyong
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • It's Always Been You✔️
  • Ramadhan With Barudak
  • Such a Player // NCT couple
  • Love, That One Word✔️
  • Fraternity; Jae & Matt ✓
  • Keluarga Cemara||•Jαёгεη [Finish✓]
  • FLOWER SIX // NCT COUPLE
  • you & me [Nct Dream]✅✅
  • Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed]

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan