Chen And His Diary (Coming Soon)

Chen And His Diary (Coming Soon)

  • WpView
    Reads 3,583
  • WpVote
    Votes 618
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 7, 2025
Dialah Malika Chendana Darmawangsa, jangan tanya apa filosofi namanya, karena menurut keyakinannya, kedua orang tuanya hanya terinspirasi saat menonton iklan kecap di televisi, yang mana kedelai hitamnya dibesarkan seperti anak sendiri. Chen panggilannya, jangan pernah sekalipun lidah terpeleset memanggil Malika, karena jika itu terjadi, bersiaplah menerima sederetan makian yang panjangnya melebihi kutbah jumat. Memang laki-laki itu agak sensian orangnya, apalagi setelah ditakdirkan Tuhan berwajah cantik, hidupnya jadi serba salah dan makin kelabakan, yang membuatnya sering menyumpah serapahi semua orang. Hingga suatu hari, tidak sengaja Chen menemukan seekor kucing putih yang merupakan jelmaan dari seorang penyihir pria berwajah tampan bernama Melon di gudang rumahnya. Penyihir tampan itu menawari Chen sebuah diary yang akan mengubah hidupnya, namun ibarat pisau bermata dua, tentu ada harga yang harus dibayar untuk semua itu. Genre: Familly, Comedy, Fantasy, Magic, Friendship, Brothership, Bromance. Note: Hargai penulis, dengan membaca karya mereka tanpa melakukan plagiarisme, karena apapun bentuk hak cipta selalu dilindungi undang-undang. Copyright© 2023 by Kaonakha
All Rights Reserved
#20
cowokcantik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Betadine
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • 𝐊𝐄𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 : 𝐎𝐛𝐬𝐞𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞
  • ~Alluring Holy Blood~
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • Light Of Happiness [✓]
  • 2 AYDEN ✓
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Rebellious Girl (END)✔️
  • Aleandra [End]
Betadine

"Surat untuk mu yang masih ku simpan di dalam kotak rahasia." Ketika mereka bertemu tak saling tanya diam seribu bahasa. Sifat yang misterius itu selalu menjadi pertanyaan. Perasaan mereka seperti aliran ombak, kadang padang kadang surut. Anak laki-laki tampan dengan perhatian yang cukup luas, seperti samudera itu suka menulis surat untuk gadis yang menghantui pikirannya. Gadis itu 2 tahun lamanya dia pergi, hanya meninggalkan jejak-jejak kenangan, entah kembali atau tidak masih dirahasiakan oleh Tuhan. Ia benar-benar introver tak mudah ditebak. Jangan berbicara dengannya, aku takut kamu tambah gila sejadi-jadinya. Apalagi mencoba membuat pertanyaan tentu tak ada jawaban. Mereka tidak pernah menjalin hubungan, hanya saja menanam perasaan. Hingga membuahkan hasil rasa. Rasa yang begitu indah layaknya senja. "Ken, terima kasih pertemuan sengaja ini, kan ku kenang dilubuk hati." "Ken, salam sayang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines