Sebutir Luka Dari Tuhan

Sebutir Luka Dari Tuhan

  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 30, 2024
#HarunoSakura #UchihaSasuke #AkasunaSasori #HyuugaNeji #UzumakiNaruto Hanya sebuah karya kecil yang menceritakan seorang gadis cantik berambut merah muda yang selalu dipandang sebelah mata oleh ibu kandungnya sendiri. Ia selalu dikucilkan oleh ibunya karena dicap sebagai pembunuh. Ya, pembunuh ayah dan Abang angkatnya. Sakura yang masih kecil itu hanya bisa menangis saat wanita itu menyiksa bahkan mencacinya. Hingga waktu berlalu dan ibunya memiliki suami baru yang sangat menyayangi Sakura layaknya anak kandung. Sakura bahkan mempunyai kakak tiri bernama Akasuna Sasori yang juga sangat menyayanginya. Sangat berbeda dengan ibunya yang hingga saat ini masih membenci Sakura. "Bukankah Saku anak Kaa-san? Lalu kenapa Kaasan selalu mengatakan kalau Saku pembunuh?" •°• "Aku tidak mengerti mengapa aku mencintai gadis sepertimu. Kau bdulu kuanggap sebagai gadis menyebalkan, sekarang menjadi seseorang yang sangat berharga bagiku."-Sasuke "Kukira kau juga tahu dengan perasaanku. Aku mencintaimu, Saku! Tapi kenapa kau malah memilih lelaki seperti Sasuke yang sudah menyakiti mu?"-Sasori "Maafkan aku, Leader! Aku gagal menjaga adik kecilmu!"-Neji "Kau pembunuh! Sampai kapanpun kau tetap pembunuh!"-Mebuki "Maafkan aku Sakura. Aku sadar dengan segala yang kulakukan selama ini. Aku berharap kita bisa kembali. Kau ingin menghabiskan waktu bersamaku kan? Ayo kita lakukan! Ayo bangun, Saku!" "Hentikan, Sasuke! Sadarlah, Sakura sudah tenang di sana!" Penyesalan selalu datang diakhir. Hanya sebagai pengingat bahwa setiap yang datang harus kita hargai dan yang pergi harus kita ikhlaskan. Tidak ada istilah aku mencintaimu setelah menyakiti terlalu dalam karena apa? Menyakiti hanya akan membuat 'dia' terluka. Happy reading:)
All Rights Reserved
#39
leukimia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : Punishment By Branding
  • the Obbsesion uchiha
  • About Heart (End)
  • Sakura And Revenger[End]
  • Heaven's Chosen Couple (Naruto x Sakura)
  • Lost A Part Of You
  • Let Me Love You In Another Life [SasoSaku] 🔞
  • Arranged Marriage Brings Us A Happy Fate
  • Move On?
  • The Blood of Uchiha

Update Di Usahakan Setiap Hari Tangan Naruto menjadi kaku dan gulungan itu jatuh dari tangannya. Perasaan marah, pengkhianatan, ketakutan, dan yang paling penting, keputusasaan melanda dirinya. 'Jadi mereka telah meninggalkanku ' Orochimaru memperhatikan reaksi anak itu. Wajahnya kosong dan tanpa ekspresi sementara mata biru cerahnya sekarang kusam dan hampa kehidupan. Dia mengira Naruto akan hancur oleh berita itu. Itu akan membuatnya lebih mudah untuk memanipulasinya. Tapi ada yang aneh dengan dirinya sekarang. Hampir seolah-olah dia kehilangan keinginan untuk hidup. Naruto terdiam selama beberapa menit dan Orochimaru memutuskan untuk mencoba mempengaruhi bocah itu saat dia berada di titik terendahnya. "Lihat Naruto-kun, aku mencoba memberitahumu. Mereka tidak peduli padamu. Mereka mencoba melenyapkanmu." "Hilangkan aku..." jawab Naruto datar. "Ya melenyapkanmu. Mereka hanya melihatmu sebagai iblis dan ingin menyingkirkanmu dari dunia seolah-olah kamu adalah penyakit." "Penyakit..." "Ya, tapi saya melihat sesuatu yang lain. Saya melihat seorang anak muda dengan banyak potensi." "Potensi..." "Ya Naruto-kun dan aku bisa membuatmu lebih kuat, cukup kuat untuk melindungi dirimu dari para tiran Konoha." "Buat aku lebih kuat ... lindungi diriku ..." "Ajari aku...Orochimaru-sama..." Ular-nin menyeringai lebar. Dia tidak hanya memiliki Uchiha yang kuat untuk Vessel berikutnya, tetapi sekarang dia memiliki monster berekor terkuat di bawah kendalinya. Dia mungkin tidak dapat mengambil alih tubuh Naruto karena iblis di dalam dirinya, tetapi dengan kesetiaannya yang abadi dan Sharingan yang akan segera menjadi miliknya, dia akan membuka rahasia keabadian dan mendatangkan malapetaka di dunia. "Ini akan menyenangkan," dia terkekeh pada dirinya sendiri saat meninggalkan ruangan, sudah merencanakan masa depan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines