" Hari Rokok Dan Kopi "

" Hari Rokok Dan Kopi "

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 23, 2022
untuk kita yang sering merenung ketika letih sedang diujung membara, apakah kita membasuh penat dengan secangkir cairan hitam yang menyerupakan tinta, untuk kita yang sedang berkondisi didalam renungan lara, apakah kita selalu menganalisis jiwa kotor dengan tombak berujung api dan asap, hari adalah cerminan dari kehidupan, kadang ia cerah, mendung, kadang panas, hujan lebih banyak lagi begitu juga dengan rokok yang menghasilkan banyak asap berparas putih, hati mana yang akan kita pilih jawabannya "putih" yitu sebuah warna yang bermaknakan kesucian. kopi, kadang seberapa hitam engkau, yang saya lihat dan cicipi pasti akan ada puing puing kapas putih yang berputar dalam lingkaran gelas tersebut bertahan yang akan menjadi Pamungkas dalam mengartikan sebuah makna yang tersirat dalam awan putih yang bercampur dengan cairan hitam tersebut arti dari sebuah ungkapan rasa, hitam adalah sisi sebuah kenegatifan sikap-sikap kita tapi seberapa hitam kehidupan kita maka kita harus menuangkan jiwa putih kedalam kehidupan kita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Kacamata Jingga
  • Lightning dark story
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Torehan Warna Kehidupan
  • Flat White Coffee: Arisugawa Dice
  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END
  • KENOPSIA
  • The Coffee Crush
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)

Menjadi anak bungsu tidak buruk Hanya saja, aku merasa seperti hama Semua kebenaran yang kuucapkan tak berharga di telinga kalian Hanya terpengaruh terhadap hasutan tak berguna Setiap alfabet yang ku keluarkan, layaknya sebutir debu di siang bolong Bisa membuatku jatuh dari lantai teratas Tapi, aku bukanlah orang depresi yang akan mencari kematian kapanpun itu Aku bukan orang yang mudah memaafkan tapi, aku juga bukan orang pendendam Seumur hidup kita tinggal di rumah kumuh tersebut Aku sudah tak kuat lagi, dan berakhir menjadi angin malam Bertahun - tahun aku mencoba untuk bersikap manis Namun, kali ini aku terpaksa menjadi pahit di depan khalayak orang Semua rahasia hitam itu, akan kalian ketahui Dan kita akan kembali ke istana yang sebenarnya Yang selama ini adalah milik kita Boboiboy Solar 🌟 Disclamer: Boboiboy Monsta Studio Saya hanya meminjam karakternya saja

More details
WpActionLinkContent Guidelines