Story cover for Arya Tarachandra by Archelaus_J
Arya Tarachandra
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 22, 2021
Arya Tarachandra, adalah seorang anak berusia tujuh tahun yang mampu menumpas dan memukul mundur gerombolan penjahat dan bajak laut yang diketuai oleh seorang pendekar paling bengis dan ganas di muka bumi-Sagara Caraka.

Dunia sontak menjadi hingar-bingar membicarakannya.

Siapa dia? Dia dikenal sebagai putra tanpa ayah yang dilahirkan oleh Dasimah, gadis Desa yang diasingkan oleh ibunya karena mengandung tanpa ada pria yang mau bertanggungjawab.

Beberapa pendekar yang malang melintang di dunia persilatan mengidentifikasi ilmu yang digunakan Arya Tarachandra sebagai ilmu yang mirip dengan Ajian Suci Darah Bulan, yang telah hilang seratus tahun lalu seiring hilangnya keberadaan Manusia Setengah Dewa, Sanatana.

Apa hubungan Arya dan Sanatana? 

Kisah "Arya, Putra Titisan Dewa" akan menjawab semuanya.
All Rights Reserved
Sign up to add Arya Tarachandra to your library and receive updates
or
#161legend
Content Guidelines
You may also like
𝐉𝐨𝐮𝐫𝐧𝐞𝐲 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞 (𝘛𝘳𝘢𝘯𝘴𝘮𝘪𝘨𝘳𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘰𝘯)  by pinasangminn
9 parts Ongoing
Namanya Azaleira-wajahnya menghiasi billboard tinggi di jantung kota Seoul, sorot matanya menjadi candu jutaan penggemar, dan suaranya-ah, suara itu-seolah mampu menenggelamkan siapa pun dalam lautan ilusi. Namun yang tak pernah diketahui orang adalah, Azaleira tidak takut kamera... ia takut laut. Dan anehnya, ia tetap mencintainya. Laut adalah rumah, sekaligus luka. Ia akan duduk diam di tepi pantai selepas syuting, membiarkan angin menampar pipinya, membiarkan dirinya larut dalam desiran yang sepi. Namun pada malam itu, ombak tidak bersajak lembut. Malam itu, laut memanggilnya pulang-untuk selamanya. Tubuhnya ditemukan keesokan harinya, mengambang di antara karang. Tapi kisah Azaleira tidak berhenti di situ. Dunia berhenti, tapi takdir berputar. Saat kelopak matanya terbuka kembali, ia tak mendengar suara ambulans, kamera, atau peluit penjaga pantai. Ia mendengar mantra. Ia mendengar aliran sungai dan pasar. Ia mendengar nama-nama dewa yang dulu hanya ia dengar dalam dialog film sejarah. Tubuhnya bukan lagi tubuh Azaleira si bintang film, tapi seorang tuan putri terbuang, dihukum karena satu kesalahan yang tak pernah dijelaskannya. Namun takdir tidak hanya membuangnya, ia juga mempertemukannya. Namanya adalah Karna-seorang pemuda yang menatap langit lebih sering daripada tanah, yang luka hatinya tak kalah dalam dari luka laut yang pernah menenggelamkan Azaleira. Ia adalah cahaya emas dalam tanah berdebu, dan Azaleira, meski tak tahu siapa dia dalam kisah besar Mahabharata, merasa jantungnya tahu lebih dulu.
You may also like
Slide 1 of 10
𝐉𝐨𝐮𝐫𝐧𝐞𝐲 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞 (𝘛𝘳𝘢𝘯𝘴𝘮𝘪𝘨𝘳𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘰𝘯)  cover
Water Lily Of Kurukshetra | Teratai Kurukshetra cover
O Maahi Re cover
THE GOD? cover
Sanakee Mahila  cover
Arial & Adara cover
After Summer Rain (TERBIT) cover
Ayyara Azalea Mahendra cover
Repeated Fate {Mahabharata} cover
RANARIL ||✔️ cover

𝐉𝐨𝐮𝐫𝐧𝐞𝐲 𝐎𝐟 𝐋𝐨𝐯𝐞 (𝘛𝘳𝘢𝘯𝘴𝘮𝘪𝘨𝘳𝘢𝘵𝘪𝘰𝘯 𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪𝘰𝘯)

9 parts Ongoing

Namanya Azaleira-wajahnya menghiasi billboard tinggi di jantung kota Seoul, sorot matanya menjadi candu jutaan penggemar, dan suaranya-ah, suara itu-seolah mampu menenggelamkan siapa pun dalam lautan ilusi. Namun yang tak pernah diketahui orang adalah, Azaleira tidak takut kamera... ia takut laut. Dan anehnya, ia tetap mencintainya. Laut adalah rumah, sekaligus luka. Ia akan duduk diam di tepi pantai selepas syuting, membiarkan angin menampar pipinya, membiarkan dirinya larut dalam desiran yang sepi. Namun pada malam itu, ombak tidak bersajak lembut. Malam itu, laut memanggilnya pulang-untuk selamanya. Tubuhnya ditemukan keesokan harinya, mengambang di antara karang. Tapi kisah Azaleira tidak berhenti di situ. Dunia berhenti, tapi takdir berputar. Saat kelopak matanya terbuka kembali, ia tak mendengar suara ambulans, kamera, atau peluit penjaga pantai. Ia mendengar mantra. Ia mendengar aliran sungai dan pasar. Ia mendengar nama-nama dewa yang dulu hanya ia dengar dalam dialog film sejarah. Tubuhnya bukan lagi tubuh Azaleira si bintang film, tapi seorang tuan putri terbuang, dihukum karena satu kesalahan yang tak pernah dijelaskannya. Namun takdir tidak hanya membuangnya, ia juga mempertemukannya. Namanya adalah Karna-seorang pemuda yang menatap langit lebih sering daripada tanah, yang luka hatinya tak kalah dalam dari luka laut yang pernah menenggelamkan Azaleira. Ia adalah cahaya emas dalam tanah berdebu, dan Azaleira, meski tak tahu siapa dia dalam kisah besar Mahabharata, merasa jantungnya tahu lebih dulu.