Head Over Heels

Head Over Heels

  • WpView
    Leituras 10,808
  • WpVote
    Votos 1,591
  • WpPart
    Capítulos 23
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, mai 10, 2023
WpInfo
Ficção
Romance
Head Over Heels 'Menggambarkan perasaan seseorang yang sedang jatuh cinta, namun lebih ke arah terlalu tergila-gila akan seseorang lawan jenisnya. Perasaan rumit yang terkadang penjelasannya tak bisa dicerna logika maupun akal sehat, sehingga seharusnya rasa seperti ini tak perlu ada. Karena akan sangat menyakitkan jika rasa itu sama sekali tak bersambut. Perempuan itu menyadari, bahwa dirinya memangnya manusia bodoh yang akan selalu jatuh hati untuk kesekian kalinya terhadap adam yang selalu bertindak baik terhadapnya itu. Namun sekali lagi, ia ingin menyuarakan perasaannya. Bahwasanya ketika ia sudah memilih mencintai seseorang, ia tak bisa mengetahui kapan kira kira ia bisa berhenti untuk mencintainya. Katanya, Bagaimanapun juga, kita selalu akan memilih apa yang hati kita inginkan.' ------------------------ Choose what you choose Do what you do Love what you love Someday, we will choose, do, and love at that something or someone we want. But, we hope, we will not have bad risk at the same time.
Todos os Direitos Reservados
#543
aliprilly
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Stay (Away)
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Pilih Aku Atau Dia (END)
  • Love You Dangerously (completed☑)
  • Aku Salah Memaknai Cinta
  • HATE BE LOVE (END)
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • Lost Hope
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo