PUTIH ABU ABU

PUTIH ABU ABU

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 21, 2021
"Shutt.. shutt... Ta! Ta! Ita!" Bisik seorang siswi memanggil gadis itu. "Apa?" Jawab gadis itu yang dipanggil ita . "Lo ngapain disini? Sekolah disini jga?" Tanya siswi itu . "Ngak! Gua kesini mau antri sembako " ucap ita dengan malas . "Gua serius ini!" Ucap siswi itu . "Dara lo tuh banyak bacod . Mending diem deh , gua ngantuk banget ini hoamm..." Ucap ita kepada siswi itu yang bernama Dara. setelah itu Ita langsung menenggelamkan wajahnya di lipatan tanganya. "Ta , lo tau gak?" Tanya dara "Gak" ucap ita dengan mata terpejam. " dengerin dulu lah itaaa.. menurut gosip yang gua denger disini ad kakel" osis yang behhhh guanteng banget , dan katanya mereka nanti yang turun tangan untuk acara MOS kita nanti " ucap dara. "Hemm" jawab ita. "Tapi sayangnya mereka semua sekarang ngga sekolah , katanya sih mereka semua habis datang dari Tanding basket sama sekolah sebelah dan dikasih waktu istirahat selama beberapa hari" ucap dara. "Hem" jawab ita. "Ta nanti berangkat MOS nya bareng gua oke?" Ucap dara. " Lo serius?" Tanya ita yang sudah terbangun. "Serius" angguk dara dengan semangat. "Oke" ucap ita.
All Rights Reserved
#16
temansekelas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • Gue Jadi Istri Muda ?
  • Farel Dan Bella
  • DRAFENZO SHAQUILLE
  • BarraKilla
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Tingkat Tiga
  • THE CLIMB [Completed]
  • RAVASYA [END]
  • SPOILEDBOY
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines