Mas Raka
  • WpView
    reads 1,050
  • WpVote
    Stemmen 174
  • WpPart
    Delen 29
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, mrt. 1, 2022
Amanda sebenarnya tau perasaan apa yang Ia miliki untuk si raksasa yang terserempet itu. Namun egonya menepis segalanya. Gengsi kan kalau seorang Amanda harus mengakui perasaannya.
Alle rechten voorbehouden
#433
kosan
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
  • Menjadi Sepupu Tokoh Utama 1
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Yang, Tertulis; BIRU PRAM FRASA
  • AMANDANIEL [TERBIT]
  • Korban PHP✔
  • ManDavano
  • MAHENDRA RADIKTA (END)✔
  • Analog Melankolis
  • Terlanjur Resepsi

Andra semakin menggenggam erat tangan Milka. "Please, bertahan Mil. Kamu harus kuat hiks... hiks.." Air matanya jatuh mengenai tangan Milka. Milka hanya tersenyum. Senyum yang memancarkan kepedihan. "Ish Ndra. Kam-kamu jangan nangis dong." Tanganya terangkat untuk menyeka air mata Andra dengan sisa tenaga yang ia punya. "Aku punya 1 permintaan." Andra menggeleng, tanda tidak setuju atas akan permintaan apapun yg Milka minta. "Aku bakal tetep minta ini ndra. Dan kamu harus penuhi. Kamu janji sama aku." Andra tetap menggeleng. Ucapan Milka seakan dirinya ingin memberitaukan permintaan terakhirnya. Tidak! "Aku anggep kamu setuju. Aku tau keadaan dia ndra. Aku akan be-" *PENASARAN? LANJUT BACA AJA!

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen