Story cover for Don't Fall  by rennjunctii
Don't Fall
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 23, 2021
Mature
❝Jatuh cinta memang menyenangkan, tapi tidak untuk seorang Narendra.❞

                            •••

Katanya, hidup tidak lengkap tanpa cinta. Dan Narendra, mungkin adalah manusia yang paling sial sejagat raya. Karena dirinya tidak ditakdirkan untuk merasakan cinta dan kasih sayang. Lantas, jika dia bertemu dengan wanita cantik seperti Kelana, apakah ia bisa menahan tumbuh rasa cintanya?


Romance - sedikit bumbu-bumbu Comedy. 

Start : 240821
All Rights Reserved
Sign up to add Don't Fall to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cinta dalam Diam(End) cover
Meikarta (END) cover
Dear Renjun || Nct Dream cover
RUMAH;Menata Hati yang Hampir Mati cover
LIMERENCE (Nomin GS)✔ cover
I know I'm stupid ( Jaemren)✅ cover
His Smile | NCT Dream ✓ cover
be ours (END) cover
Should I? [ʜʏᴜᴄᴋʀᴇɴ] ✔ cover
Cheater 🔞 cover

Cinta dalam Diam(End)

16 parts Ongoing

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?