THROUGH THE DARK DAYS

THROUGH THE DARK DAYS

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 23, 2021
Lima orang anggota ekstrakurikuler (selanjutnya akan disebut ekskul) jurnalistik SMAN 3 Trenggalek sedang mengisi liburan mereka dengan membuat artikel tentang jatuhnya satelit komunikasi milik Amerika Serikat di bagian luar Teluk Prigi. Karena masih dalam masa-masa liburan, mereka memutuskan untuk membuat artikel itu on the spot dengan melakukan trip selama beberapa hari di sekitar Teluk Prigi yang terkenal akan pasir putihnya. Sayangnya liburan mereka berubah menjadi sebuah mimpi buruk ketika mereka meyaksikan seorang gadis meronta-ronta dan menjerit kesakitan ketika dimakan hidup-hidup, oleh beberapa makhluk yang kemudian disebut dengan 'mutan', tepat di hadapan mereka. Selanjutnya mereka dipaksa untuk bertahan hidup di tengah keagresifan para mutan dengan diiringi oleh suara-suara jeritan dari mereka yang sedang 'dikuliti', lalat-lalat yang mengitari bau darah dan bau busuk di jalanan, hingga kebiadaban manusia yang jauh lebih mengerikan.
All Rights Reserved
#50
politics
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes of the past [END]
  • Ex or New? [REVISI]
  • Detektif Palsu: Fail Romansa Si Antibetina
  • kamar ujung
  • Stay Alive
  • Jurit Malam: Benteng Gelap
  • Until You Notice - Jaeyi Seulgi [ END ]
  • SAAT MANUSIA MENJADI PREDATOR
  • Lost in the Woods

Tujuh tahun Seulgi hidup dengan bayang-bayang penolakan Jaeyi, pertemuan singkat yang berakhir dengan hancurnya harapan. Ingatan akan pelukan yang tiba-tiba lepas, aroma Jaeyi yang masih tercium samar dalam ingatan, dan kehadiran wanita lain yang mencuri tempatnya di sisi orang yang dicintainya, menghantuinya setiap malam. Luka itu menganga, mengoyak jiwanya. Lalu, undangan reuni sekolah datang, membawa angin puyuh emosi yang tak terduga. Di antara wajah-wajah yang sudah berubah, ia melihatnya lagi: Jaeyi. Bukan sekadar pertemuan, tetapi konfrontasi dengan masa lalu yang tak pernah benar-benar hilang. Setiap tatapan, setiap senyum, setiap kata yang terucap, menusuk hati Seulgi dengan kenangan pahit dan harapan yang rapuh. Akankah reuni ini menjadi kesempatan untuk penyembuhan, atau justru membuka kembali luka yang sudah mulai mengering? Mampukah Seulgi menerima jawaban atas pertanyaan yang selama ini membayangi hatinya, atau akankah ia selamanya terjebak dalam jerat rindu yang tak terbalas? Siapkan tisu, karena kisah ini akan mengaduk-aduk emosi Anda. ending drama friendly rivalry aku merasa kurang, jadi aku membuat alur lanjutan sendiri buat yg tertarik silahkan mampir bye bye.

More details
WpActionLinkContent Guidelines