Biru
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 6, 2022
WpInfo
Fiction
Science Fiction
"Aku udah makan. Gausah ngasih perhatian gini! Kemarin kakak gak denger aku bilang apa?" "Kemarin kamu gak denger saya bilang apa?" Biru malah balik bertanya pada Azalea. "Ngga." Ucap Azalea sambil menatap Biru dengan sorot menantang. "Oke saya perjelas." Biru berdiri dari duduknya dan menatap sekelilingnya. "Kamu, Azalea Magandhi Putri mulai kemarin resmi jadi P.A.C.A.R S.A.Y.A" Biru sengaja menatap tepat pada manik mata Azalea dan berhasil membuat Azalea merinding.
All Rights Reserved
#654
benci
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Biru [END]
  • Alyasa, Garuda Biru (LENGKAP)
  • ARIEANNA
  • Perfect love (SELESAI)
  • DARKA (Update kembali)
  • KIARILHAM【END】
  • Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
  • Another Life (Completed)
  • ADYRA
  • Something About You [END]

Sinopsis : Biru mencoba melambai-lambaikan tangannya tepat di hadapannya tapi hasilnya tetap sama. Tatapan yang sama. Raga yang diam. Pikiran yang kelayapan. Jiwa yang dipenuhi kerinduan. Laila tersadar dari lamunannya, saat wajah Biru tepat berada di hadapannya. "Apakah kau menyukai langit biru?" "Sampai-sampai apapun yang ada di sekitarmu kau begitu tidak peduli" "Menurutmu, apa yang indah dari langit biru?" ucap Biru pada Laila yang kini tengah menatapnya. Laila tidak mengucap sepatah kata pun. Ia berusaha untuk berdiri dari duduknya. Dan ia sama sekali tidak berpikir untuk menjawab pertanyaan beruntun yang terucap dari mulut Biru. Tak lama dari itu, pandangannya berubah menjadi kabur. Langit biru tidak lagi terlihat. Yang ada hanyalah ruangan dingin yang begitu gelap. Laila pingsan di hadapan Biru. __________________ Tiga per dua diperoleh dari kesadaranku. Sisanya hanyalah angan tentang kenangan. ~Laila Buktinya, kamu sama sekali tidak bisa melepaskan ingatan tentang kenangan itu bukan? Ya, ia abadi dalam hati ~Maria Apa yang indah dari langit biru??? ~ Biru

More details
WpActionLinkContent Guidelines