Story cover for Mentari by heiii_ken
Mentari
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Aug 23, 2021
Mentari Putri Sasongko,gadis yang sedikit cuek,dan irit saat berbicara.Dia akan berbicara panjang lebar dan terlihat kocak saat sedang bersama sahabatnya saja,siapa lagi kalau bukan Awan Anindita.

Meskipun Mentari terlihat selalu ceria,tapi percayalah dibalik keceriaan tersebut terdapat luka yang dia pendam sendiri.

Seletah bertahun-tahun ayahnya merasakan sakit yang perlahan-lahan menggerogoti tubuhnya,dan rumah sakit sudah menjadi langganan kami.Dalam beberapa bulan terakhir,ayah sudah keluar masuk rumah sakit sebanyak 7 kali.

"sayang boleh suapi ayah?" pintanya padaku.

"tapi harus habis" jawabku.

"siap" dengan senyumnya yang membuatku ikut tersenyum.

         Sorenya kondisi ayah kembali drop,entah alat apa saja yang menempel ditubuhnya,aku tak tahu.Di seberang brankar ayah,aku duduk di sofa dan terdiam.
         Aku berusaha menyingkirkan pikiran negatif dari otakku,dan berdo'a yang terbaik untuk ayah.
All Rights Reserved
Sign up to add Mentari to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Teman Lama (Empat) cover
ALGARA & ALTARA [End]✓ cover
ALEXON [END] cover
Pernikahan Rahasia (End)  cover
Gadis Penuh Luka Di Asrama cover
You Got It cover
As Time Allows cover
HIMMEL; Pada Pertemuan Kedua   cover
Mentari cover

Teman Lama (Empat)

20 parts Complete

~ini lanjutan cerita ~MISI PELENGKAP sudah lama Rizka nantikan momen ini, pulang kampung dan berlibur sepuas yang dia mau, tapi. "HAH?! KUMPUL AKADEMI, HANCUR SUDAH LIBURAN GUE!!!!" teriak Rizka histeris Dia tidak perduli dengan pandangan orang disekitar yang penting sekarang dia bisa melampiaskan kekesalannya. Saat Rizka tiba diluar bandara sudah ada seorang mentor yang menjemput dia, dengan wajah masamnya Rizka ikut keakademi tempat dia dulu. "Apa kabar, Rizka?" Sapa seorang wanita saat Rizka tiba di akademi "Baik, ejen ayu" jawab Rizka "Waaah, lama gak kelihatan, makin cantik ya kamu, udah punya pacar belum?" Ucap seorang pria sambil merangkul bahu Rizka "Belum, ejen Alif, saya kan kesana pelatihan ejen bukan cari jodoh" jawab Rizka sambil menyikut ejen Alif "Khu.. iya juga ya" ucap ejen Alif meringis kesakitan dan melepas rangkulannya "Ayo masuk, udah ada teman kamu yang nunggu" ajak ejen ayu "Teman" gumam Rizka Dengan dipandu oleh kedua mentor cabang 3, Rizka bergabung keruang utama, dan saat masuk Rizka bukan hanya terkejut wajah dia juga menunjukkan kekesalan dan kekecewaan yang luar biasa. "Ini teman yang ejen ayu maksud" ucap Rizka datar ~ Dipastikan cerita yang ini bakal lama update nya, jadi mohon dimengerti karena author masih memikirkan alur ceritanya 🙏