Bumi dan Mega

Bumi dan Mega

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 27, 2022
Bumi begitu bahagia kala ia berhasil menepati janjinya di masa kecil. Namun tidak bagi Mega, rasa kasih dan sayangnya di masa dulu, kini telah memudar dan berubah menjadi sebuah kebencian. "Kamu dengar dan ingat perkataanku baik-baik, Jika bukan karena perjodohan orang tua kita, tak sudi aku menjadi istrimu!" bentak Mega tanpa memikirkan perasaan Bumi. "Bukannya dulu kamu yang meminta pernikahan ini?" Bumi mengingatkan tentang apa yang sang isti pinta darinya dulu. "Ya, memang aku akui, dulu aku memintamu untuk berjanji menikahi aku di saat kita dewasa," ucap Mega dengan emosi yang meluap-luap. "Namun, apakah aku harus merasa bahagia, setelah apa yang kamu lakukan kepadaku?" tanya Mega, tak terasa bendungan air mata yang sengaja ia tahan, akhirnya berhasil mengalir melewati pipinya yang tembam. "Maafkan aku, aku sungguh tidak tahu jika dia itu---." "Pergilah, tinggalkan aku sendiri." Mega menyuruh Bumi untuk pergi dari hadapannya tanpa memberikan sebuah kesempatan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nap of Love
  • Perfact Tonight ( Revisi )
  • Heart Attack
  • Langkah baru bersama mu
  • Aruna (Terjerat Cinta Dan Benci)
  • Rindu
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • [✔]stay with me
  • Kaila

Pada hakikatnya semesta mempunyai skenario yang paling baik untuk manusia dan selalu mempunyai caranya sendiri untuk menunjukkan bahwa manusia tidak direstui. Pada hakikatnya, cinta tidak pernah salah dalam bekerja dan menjanjikan pengganti bagi yang patah atau hilang. Kalau begitu, bagaimana jika cinta istirahat barang sejenak? Pernah membayangkan cinta yang beristirahat? Karena itulah yang terjadi pada Sara. Istirahatnya cinta yang menjadi malapetaka bagi Sara. Membuat Sara tak lagi percaya pada skenario yang paling baik menurut alam semesta. Yang diketahuinya hanya tentang bagaimana semesta tidak pernah merestui kebahagiaannya. Lantas siapa yang pantas disalahkan? Sara? Alam semesta? Atau cinta? *** Takdir membuat Sara kembali ke tanah airnya setelah pergi meninggalkan luka dan kenangan buruk, sehingga mau tidak mau dirinya bertemu dengan mantan suaminya karena kembali bekerja di rumah sakit yang sama. Saat itu pula Sara akhirnya bertemu dengan anak kandungnya, yang sayangnya tidak mengenali dirinya. Hatinya mencelos melihat pandangan dan panggilan asing anak itu ditujukan padanya. Tapi Sara tidak bisa apa-apa. Dirinya yang memutuskan pergi delapan tahun lalu. Sara sadar, itu adalah salahnya karena telah pergi dan membiarkan anaknya tumbuh tanpa merasakan figur ibu. Tapi kenapa malah mantan suaminya yang terus menerus meminta maaf? *** Cerita ini dipersembahkan untuk Jung Sooyoung. Ini bukan fanfiksi, tapi latarnya Korea Selatan. Genre-nya Adult Romance alias percintaan orang dewasa, tapi bukan berarti banyak adegan dewasanya. Maksudnya percintaan orang dewasa adalah, kisaran umur tokohnya udah 30 tahun ke atas. Maklum, profesi tokohnya adalah dokter ahli. Cover by: @mick.dead (Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines