KEISYA DAN LUKANYA (On Going)

KEISYA DAN LUKANYA (On Going)

  • WpView
    Reads 963
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 18, 2022
HARAP FOLLOW DULU SEBELUM DIBACA YA VRENN, TYPO BERTEBARAN, YANG GASUKA MENDING LANGSUNG OUT DEH DIH NGUSIR? IYA SAYA NGUSIR MAU APA LO? ini menceritakan tentang Keisya amora Adiwijaya dan beribu rasa sakit yang 17 tahun ini ia rasakan, mempunyai papa yang temperamental, ibunya yang selalu membandingkan dirinya dengan saudara tirinya, bahkan pacarnya yang ia anggap rumah pun jarang ada untuknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • TAKDIR HIDUP
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • Perkara Rumpang
  • Rain And Tears [Proses Revisi]
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • GOD'S PLAN
  • ABHIZARA (ON GOING)
  • Could you be a home for me? [TAMAT]

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines