PANASEA

PANASEA

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 17, 2021
Dalam hidup tak selamanya selalu berjalan dengan baik. Kadang kala takdir tak dapat ditebak oleh setiap insan. Terlalu misterius. Penuh teka-teki. Dan... banyak kejutan. Hidup Nana bisa dibilang baik-baik saja, namun tak banyak orang tahu jika otaknya terpenuhi oleh banyak hal. Mimpinya. Tuntutan orang tua. Kebencian dari adik kandungnya. Hingga, penghianatan di masa lalu yang pernah ia alami. Perkataan demi perkataan yang terus berdengung tanpa henti membuat Nana memutuskan untuk menyakiti dirinya sendiri. "Banyak orang ngeliat gue baik-baik aja. Sial. Mereka gak tau gimana hancurnya diri gue." *** Menjadi seorang publik figur bukanlah hal mudah. Memiliki banyak muka haruslah menjadi point yang utama, ditambah fans-fans fanatik yang suka mengusik kehidupan pribadi. Arven tak sengaja terjun di dunia entertainment. Tak kesengajaannya tersebut entah membawa keberkahan atau kesialan, karena seringkali ia merasa tertekan dan hidup jauh dari kedamaian. Entai dari fans yang 'katanya' mencintainya, kolega-kolega yang menginginkan dirinya, bahkan banyak orang yang mengaku menjadi keluarganya. "Bagi lo enak jadi artis. Bagi gue? Kesialan!" *** "Na, lo bisa share semua keluh kesah yang ada dalam hati lo. Gue janji bakalan bantu semaksimal mungkin. Janji." "Ven. Seorang laki-laki juga manusia, lo jangan sungkan buat ngeluarin air mata. Nangis bukan berarti lo banci, tapi itu tandanya lo masih punya hati."
All Rights Reserved
#857
happy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IMPERFECT
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • ZERGAN
  • Let Me Love You Longer
  • A Thousand Stars for Nathan [TERBIT - RDM PUBLISHER]
  • SHETAN
  • Stres In Life
  • FIZYA
  • save me
  • Empty | 00L NCT Dream
IMPERFECT

Arunika berteriak, "Lo nggak akan ngerti, karena lo gak berada di posisi gue!" "Gue gak akan paham kalo lo sendiri gak mau cerita. Gue bukan cenayang yang bisa tahu isi hati dan pikiran orang lain," balas Alister setelah menghela napas sebelumnya. Air mata membasahi wajah Arunika, tangannya terkepal kuat, "Gue benci sama diri gue sendiri, gue benci sama dia! Gue benci semua laki-laki di dunia ini, lo semua tuh bangsat!" Semua perasaan yang tertahan dan ia sembunyikan dalam dinding kokoh yang sudah ia bangun, akhirnya pecah. Sedih, kecewa, marah, benci dan terhina. Semua perasaan itu bercampur jadi satu dan menggerogoti hidup Arunika secara perlahan-lahan. Lebih buruk dari yang gadis itu kira. "Hidup lo nggak akan berakhir karena itu. Gue ada di sini, buat lo. Gue bakalan nemenin lo dalam situasi apa pun. Apa yang terjadi di masa lalu, itu bukan salah lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines