ArkanDika

ArkanDika

  • WpView
    Reads 832
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 26, 2021
"Arkan ganteng banget, paraaahh!" "Udah pinter, sholeh, ganteng lagi. Argh idaman banget sih!" ~ "Heh, cacat!" "Dika..., Dika..., lo itu cuma beban doang buat Arkan. Mending lo pergi aja, jangan nyusahin Abang lo!" ~ "Bang, gue beban ya?" "Gue pergi aja kali, ya? Biar lo gak malu punya sodara kaya gue." "Fokus aja sama masa depan, lo! Gak usah mikirin gue, Bang!" "Dika, sekali lagi lo bilang gitu, gue jejelin juga mulut lo pake cabe!" ~ "Bang, Pak Joko udah nagih uang kontrakan!" "Bang, beras abis." "Bang, maaf gue gak masak. Makanannya abis," "Bang, maaf cucian masih numpuk. Kaki gue sakit lagi." "Bang tolongin, sakiit...." ~ "Lo istirahat aja, cucian biar gue yang urus. Gue pulang kerja lebih awal." "Dika, maaf. Gue gak bisa bawa lo periksa...." "Lo tahan sakitnya bentar ya, gue cari bantuan dulu." ~ Sejauh apa pun kamu pergi, aku tetap Kakakmu. Bagaimana pun orang memandangmu, aku tak peduli. Di mata orang, kamu terlihat rendah. Tapi di mataku, kamu anugerah. Jangan pernah pergi, jika bukan aku sendiri yang menyuruhmu pergi. - Arkananta. Aku memang terlihat tak sempurna. Tidak seperti orang - orang melihat Kakakku, mereka selalu membanggakannya. Bagi mereka, aku ini hina. Aku hidup hanya untuk menjadi beban seorang Kakak. Salah jika aku menginginkan hal yang sama? Tidak banyak, hanya ingin dihargai sebagai manusia saja, aku sudah bahagia. - Mahardika
All Rights Reserved
#773
adek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • HUJAN WAKTU ITU
  • Become Baby Boy✓
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Is It Home ?
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • 27 FEBRUARI
  • Because I'm Stupid (End)

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines