Gadis dengan Sejuta Luka

Gadis dengan Sejuta Luka

  • WpView
    LECTURAS 19
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jul 6, 2022
Anaya itulah nama panggilanku, aku memiliki saudara kembar yang bernama Shanaya. Dia sangat pintar dan sering mendapatkan prestasi di sekolahnya sedangkan aku kebalikannya. Aku selalu dibanding-bandingkan dengan dia. Segalanya tentang Shanaya dimata orangtuaku, bahkan disaat Shanaya melakukan kesalahan mereka selalu membelanya sedangkan kalau aku yang melakukan kesalahan mereka selalu memarahiku bahkan mereka sering main tangan kepadaku dan mencambuk ku dengan rotan atau ikat pinggang, itu sangatlah sakit. Setiap aku meminta mereka untuk berhenti menyakitiku mereka tidak mendengarkannya. "Cukup Pa sakit hiks... hiks...hiks..." raung aku kesakitan dan menangis. "DASAR ANAK TIDAK TAHU DIRI SELALU SAJA MEMBUAT ORANG TUA MALU, SAYA MENYESAL TELAH MEMPUNYAI ANAK SEPERTIMU" Bentak Papa sambil memukulku dengan rotan. Suatu ketika, sebuah takdir yang tidak aku inginkan terjadi. Dimana aku yang divonis terkena kanker leukemia, disitulah aku merasa sangat sedih karena hidupku mungkin tidak akan lama lagi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Seminggu sebelum aku mati (End)
  • Breathe
  • Tentang Ashel
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Silent Love (END)
  • ALL MY WOUNDS
  • Sejenak Luka
  • KEENARA
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK

Aku gak mati karena kanker. Aku mati karena dunia gak pernah ngizinin aku hidup. Apriliya Shanaz Valerinne Prasetya. Cewek yang hidupnya kayak hukuman. Di rumah disalahkan. Di sekolah disepelekan. Dicintai pun, cuma separuh hati. Ibunya menyalahkan, ayahnya menyakiti, sahabatnya mengkhianati... dan pacarnya? Gak pernah benar-benar milih dia. Sampai akhirnya, tubuhnya sendiri nyerah duluan. Kanker stadium akhir. Waktu hidup: 7 hari. Di hari-hari terakhirnya, semua baru sadar siapa dia sebenarnya. Tapi sayangnya... sadar itu datangnya terlambat. Ini bukan kisah cinta. Ini kisah seseorang yang cuma minta dimengerti... sebelum ia benar-benar pergi. Jangan lupa vote & komen ya teman² Jangan lupa juga ikuti aku , biar nanti aku makin semangat buat bikin cerita yang banyak²wk 🫶 Ini cerita pertama ya hehe 💓 🚫 Dilarang Keras Menjiplak! Cerita ini adalah karya orisinal milik penulis. Segala bentuk penjiplakan, penyalinan sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin adalah pelanggaran hukum. 📜 Dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Pasal 9 ayat (1) dan Pasal 113 ayat (1): "Setiap orang yang melanggar hak eksklusif pencipta dapat dikenai sanksi pidana dan/atau perdata." Mohon hargai jerih payah penulis. Terima kasih ❤️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido