Story cover for Devian by sasaass400
Devian
  • WpView
    Leituras 188
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 188
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em ago 24, 2021
[Follow dulu sebelum baca]


"Mine"-Devian

"Hah.."-Alya

Cup

"Lu milik gw dan akan selamanya seperti itu"

Devian cowok pemaksa,egois ,galak ,dingin dan semua sifat badboy nya. Telah jatuh cinta pada seorang gadis yang menabraknya di koridor sekolah.

Bagi semua orang Devian itu galak,dingin egois,irit bicara. Tapi tidak dengan Alya menurut nya Devian itu cowok manja,cengeng,penurut dan penyuka permen yupi.

Bagi Devian , Alya itu hidupnya 
Kesayangan nya
Dan Nafasnya.

 
Penasaran sama cerita ini???
Cuss langsung baca!!


Jika ada kesamaan cerita mohon maaf tapi disini tidak ada unsur PENJIPLAKAAN

NO PLAGIAT
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Devian à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#944nikahmuda
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Kembali ke Pelukanmu, de DardaRania
49 capítulos Concluída
Prolog: Di koridor sekolah yang sunyi dan dingin, Nadya berjalan dengan langkah yang berat, tasnya tergantung di bahu, dan air mata mengalir di pipinya seperti hujan yang tak terhenti. Nametag di dadanya terlihat kusam, namun nama "Stesia Nadya" masih terbaca jelas. Suara hatinya terdengar seperti bisikan yang lembut, "Apa yang salah dengan diriku?" "Lo harus milih, Nadya!" kata Angelyna dengan suara dingin yang menusuk hati, membuat Nadya merasa seperti terjebak dalam labirin yang tidak ada jalan keluarnya. "Tinggalin Aidyn dan Lo bisa tetap sekolah disini, atau tetap sama dia dan Lo akan dikeluarin. Pilihan ada di tangan lo!" Angelyna menatap Nadya dengan mata yang penuh dendam, membuat Nadya merasa seperti sedang dihakimi. Nadya berjalan di sepanjang koridor sekolah dengan tatapan penuh hina dari seluruh siswa yang telah mengetahui masalah yang dihadapinya. Mereka melemparinya dengan sampah dan olokan menyakitkan, membuat hati Nadya semakin sakit seperti ditusuk ribuan jarum. Nadya merasa seperti sedang berjalan di atas api, dengan setiap langkah membuatnya semakin terluka. Suara hatinya terdengar seperti jeritan yang tak terdengar, "Kenapa mereka melakukan ini padaku?" Malangnya, Nadya tidak bisa menghindari kecelakaan yang menimpanya. Dia tenggelam ke sungai setelah bullying yang begitu parah dan kehilangan ingatannya. Ketika dia bangun dari koma, dia tidak mengingat apapun, termasuk Aidyn, pacarnya. Setahun berlalu, Nadya kembali ke sekolah sebagai Salsa Andriana, putri pemilik sekolah. Dia kembali dan membuat semua orang kaget karena mengira dan mengenalnya sebagai Nadya, namun tidak dengan Aidyn. Aidyn tidak bisa mengenalinya sebagai Nadya. Dan suatu hari, Angelyna membongkar identitasnya sebagai Nadya dihadapan semua orang, membuat orang berpikir sama dengannya dan menganggap Salsa telah menipu semua orang sekaligus memalsukan kematiannya.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Cinta Yang Merubahnya (Slow Update) cover
GASA [end] cover
Zeefazka cover
Angel Baby  cover
Kembali ke Pelukanmu cover
ICE BOY (SUDAH TERBIT)  cover
ALEXON [END] cover
DERAN cover
ARION cover

Living with Brothers [TAMAT]✓

49 capítulos Concluída

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa