Story cover for Aldebarans by alitierra_
Aldebarans
  • WpView
    LECTURAS 3,908
  • WpVote
    Votos 221
  • WpPart
    Partes 14
  • WpView
    LECTURAS 3,908
  • WpVote
    Votos 221
  • WpPart
    Partes 14
Continúa, Has publicado ago 25, 2021
"Kami membawa putra dan putri aldebaran"

"Kembar hebat pemimpin Aldebaran"
.
.
Namaku elsa, dan aku bisa mengeluarkan teknik es tingkat tinggi. Membeku.
.
.
Namaku raib, aku bisa menghilang.
.
.
Namaku seli aku bisa mengeluarkan petir.
.
.
I am ali, aku genius dan teman paling baik segalaksi bimasakti.

ALDEBARANS

Petualang empat sahabat untuk menemukan klan antah berantah dengan kemajuan teknologi yang besar serta sumber segala kekuatan berada.

Mereka menemukan kebenaran aldebaran. Menemukan pemimpin yang sebenarnya.

Siapakah dari ali raib seli dan elsa yang mempunyai darah keturunan murni, sekaligus garis pemimpin aldebaran?

Apa maksud dari kembar hebat? Siapakah mereka?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Aldebarans a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#66bumiseries
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
DERSIK  de Lllghali127
9 partes Concluida
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Four Ladies of Praiser [TERBIT] cover
ALSAVA: friendship and relationship cover
Prepare to Fight the Darkness cover
Aldebaran [END] cover
My Home [Hujan Series] cover
DERSIK  cover
New Adventure of Raib (Masa Revisi) cover
ALASKAR cover
RASA cover

Four Ladies of Praiser [TERBIT]

24 partes Concluida

[Fantasy - Friendship - Psychology] - [COMPLETED] "Selama kekuatan kalian berkembang, kalian tidak akan pernah aman di Bumi." Diana, Elsa, Kinna, dan Rura tidak pernah mengira kalau identitas mereka sebagai pemilik kekuatan akan diketahui oleh Sobari Sobri-pria misterius bertopeng kelana dengan baju adat Jawa. Pak Sobari memberitahu, bahwa ada tempat lebih baik yang bisa dijadikan sebagai tempat belajar dan latihan, guna mengembangkan kekuatan keempat sahabat. Namun, keempat sahabat menolak dengan dalih sudah memilih tempat yang lebih baik. Seiring waktu, rupanya kekuatan mereka berkembang di waktu yang tidak terkira. Kinna yang bisa melihat kupu-kupu sebesar lapangan, lalu Diana yang bisa mengeluarkan awan hujan dan petir di atas kepalanya. Belum lagi, perasaan was-was Rura dan Elsa melihat kedua sahabatnya dengan kekuatan tidak terkendali. Akankah mereka ikut dengan Pak Sobari? Atau tetap bersikukuh dengan keputusan yang sudah mereka buat sedari dulu? - Novel by Dreamerity Cover by AI and Canva, edited by me Note: Cerita ini diikutsertakan dalam lomba Writing Challenge 15 Weeks With You yang diadakan oleh Autumn Maple Media dan Feedback Everyday Community. Don't copy this story!