Dandelion

Dandelion

  • WpView
    LECTURAS 162
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 25, 2023
Kata pak tua itu hidup adalah proses untuk mencari jawaban atas pertanyaan "Mengapa aku dilahirkan?". Pernyataan itu membuat Raka menerka sebenarnya apa yang tuhan rencanakan untuknya, apakah ia sanggup menemukan jawabannya, apakah ia siap dengan kenyataan yang akan terjadi. Tetapi setidaknya biarkan hidup indah seperti bunga yang bermekaran di musim semi dan tawa menghiasi hari seperti merdunya kicauan burung di pagi hari.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Before I Knew Light
  • Hyacinth
  • Dear, Rakana ✔ (Cetak)
  • El-Vian [END]
  • Eccedentesiast || FortPeat
  • Amami
  • RASKAL ✔
  • Last Time Together (End)

Dia tumbuh dalam sunyi, bukan karena tak ada suara, tapi karena tak ada yang benar-benar mendengarkan. Setiap hari terasa sama, langit yang muram, rumah yang hening, dan dunia yang seolah terlalu jauh untuk digapai. Ia tak berharap banyak dari hidup... sampai seseorang datang, bukan untuk menyelamatkannya, tapi untuk duduk di sampingnya. Diam. Menemani. Menyalakan cahaya kecil dalam gelap yang sudah terlalu lama ia anggap sebagai rumah. "Tak semua cahaya menyilaukan. Kadang, ia datang dalam bentuk kehadiran yang tenang." Sebuah kisah tentang beban yang tak selalu terlihat, kehangatan yang datang perlahan, dan pertemanan yang tumbuh dari percakapan paling sederhana. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido