Nala
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Mau jadi apa kamu hah? Pulang terlambat! Mau jadi pelacur kamu?!" Bentak shinta. "Ampun maa jangan" isak nala semakin sendu. Shinta meninggalkan nala dalam keadaan yang sudah kacau akibat siksaan darinya. Hanya tersisa iska tangis yang pelan dari mulutnya dengan bahu yang bergetar dan baju yang sudah sobek, rambut acak dan bercak darah disisi pinggir mulutnya. ____ "Raka please dengerin aku, aku gak-" tangan wanita itu menggapai tangan pria dihadapannya. "Bacod" pangkas raka. Raka berlalu begitu saja dari hadapan nala tanpa memperdulikan penjelasan nala atas kejadian siang tadi. ____ "Tidak! Jangan sentuh! Ku mohon jangan hiks hiks" "Tidak apa-apa jangan takut kamu akan menikmatinya sayang" "Aarrgghhhhhhhh" Malam itu menjadi malam yang sangat panjang dan kelam bagi nala. Namun tidak bagi lelaki paruh baya diatas tubuhnya, ini menjadi malam yang ditunggu-tunggu nya selama ini dan dia sangat menikmatinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARISUS ✔
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • SILENT TEARS  (REVISI)
  • Poison Of Love
  • Naomi Life's Story
  • KISAH TANPA ENDING ✓

Mendekatlah, biar kuceritakan padamu sebuah kisah tentang seorang anak yang hatinya setegar karang, senyumnya seputih salju hingga dapat memukau dirimu, serta tatapan netra indahnya yang dapat menenangkan jiwamu. Ini tentang Rafa, seorang remaja laki-laki yang terus berusaha mendekat walau Bunda enggan melirik. Seorang anak di mana sang Bunda selalu menuntut agar ia mengembalikan seseorang, juga Ayah yang memilih untuk menyuruhnya melangkah pergi dari rumah. Ya, ini tentang Rafa. Rafa yang selalu menunggu Bunda dan Ayah kembali memeluknya seperti dulu, sebelum kejadian 2 tahun lalu. Sebelum orang yang sama-sama mewarisi sebagian besar dari dirinya pergi tanpa menunggu yang lain melihatnya membuka mata untuk terakhir kali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines