•FOLLOW+KOMEN+VOTE SEBELUM BACA•
Darel Patrick Maverick, atau yang kerap di panggil Darel. Ketua geng 'Victory' yang terkenal akan tatapan elang-nya, dan sifat dingin kepada sahabat bahkan keluarganya.
Cowok itu harus menjadi babu seorang gadis yang sangat tengil dan gersek. Akibat kejadian di rumah pohon, ia harus merelakan harga diri-nya di injak-injak oleh gadis yang bernama Aqqila auristela.
"Hah! Itu, gue minta maaf soal yang di belakang sekolah." Kata Darel, mengalihkan pandangan-nya.
Aqqila menercap matanya beberapa kali, apa tadi katanya, maaf? Ternyata seorang Darel bisa minta maaf juga. Fikir Aqqila.
"Gue maafin, tapi!" Aqqila menjeda ucapannya, gadis itu menatap Darel dengan sudut bibir terangkat. "Lo, harus jadi babu gue. Gimana?"
"Nggak! Enak aja lo. Lo tau kan gue ini ketua geng, jadi nggak usah aneh-aneh. jangan sampe mata Lo gue cungkel," sinis Darel.
"Yaudah, kalau Lo nggak mau. Tapi, jangan salahin gue kalau sempak kalian gue sebar di sosmed." Aqqila memperlihatkan foto sempak, yang sempat gadis itu foto.
Darel melototkan matanya garang, cowok itu hendak mengambil ponsel Aqqila, namun dengan cepat gadis itu memasukan ponselnya ke dalam tas.
"Lo," Tunjuk Darel, tepat di wajah Aqqila. Cowok itu mengacak rambutnya frustasi.
"Jadi, gimana?" Aqqila menyilangkan kedua tanganya di dada, menunggu jawaban dari Darel.
"Oke fine. Gue jadi babu Lo, puas Lo." Mendengar jawaban tersebut membuat Aqqila tersenyum kemenangan.
*****
Akan kah, Darel dan Aqqila akan menjadi sepasang kekasih? Atau hanya menjadi majikan dan babu?!
"Pergi aja bangs*t!!!"
"Gak."
-------
"Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua."
-------
"Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri."
-------
"Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu."
"Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!"
-------
"Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le."
-------
"GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!"
-------
"Lo tau? Lo udah buat gue khawatir."
-------
"Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak."
-------
"Lo mau jadi cewe gue?"
-------
"Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit."
"Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo."
-------
"gue hamil."
-------
"Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang."
-------
"Selamat malam tuan Octanius."
-ALSTARAN-
[Follow sebelum baca!!!]
[Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!]
Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.