he is my brother

he is my brother

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 26, 2021
Katanya aku yang paling di sayang! Katanya aku yang paling di manja! Katanya aku yang paling beruntung! Dan masih banyak lagi rentetan katanya katanya aku yang paling paling! Kamu juga di sayang! Kamu juga di manja! Dan kamu juga beruntung! Semua sama! Nggak ada yang di beda bedakan! Semua di sayang sama rata! Semua di manja sama rata! Dan semua memiliki keberuntungan masing masing! Aku benci berada di situasi ini!. Kalau bisa aku mau kita bertukar tempat! Aku yang jadi kamu, dan kamu yang jadi aku! Supaya kamu bisa ngerasain gimana cemburunya aku, ketika ayah dan bunda khawatir sama Abang, kalau Abang gak pulang pulang dan gak kasih kabar! Semua orang tua sayang sama anak anaknya! Gak ada kamus pilih kasih dalam menyayangi!.
All Rights Reserved
#11
nasihat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  • Halalkan Atau Tinggalkan
  • Walk The Line - [Enhypen] SLOW UP
  • Become Baby Boy✓
  • Yₐₖᵢₙ cᵤₘₐₙ ₜₑₜₐₙggₐ?
  • save me
  • PRIDE OF JUNG'S (END)
  • Raina Maramitha
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines