Navya♡
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 26, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Hari ini adalah Hari senin yang paling aku tidak suka, karna upacara dan mata pelajaran kimia dan biologi yang sangat membosankan.sialnya aku telat bangun pagi aku bangun jam menunjukan angka 07:00. "sial,aku kesiangan. harus buru-buru mandi nih." gumamku. seperti biasa aku setiap pagi sarapan dahulu sebelum berangkat. setelah itu aku mengeluarkan motor. tak disangka ban motor aku gembes saat aku periksa ternyata bocor. "sial, bocor lagi bentar lagi upacara akan dimulai. " gumamku. tak ku duga Aldo lewat depan rumahku entah dari mana dia. Aku coba memangilnya untuk minta tolong, sebenarnya aku ragu karna aku jarang berbicara dengan nya bahkan hampir tidak pernah. Tapi ini sudah mepet jam sudah menunjukan pukul 07:30 dimana upacara akan dimulai. Aku beranikan diri untuk minta tolong kepada nya. "Aldo!!! " panggiku. "iya, ada apa." jawab nya. "Aldo, boleh nggk aku minta anter kamu berangkat sekolah soalnya aku kesiangan nih dan sepertinya ban motor aku bocor." ucapku jujur. "pliss,bentar aja udh kesiangan nih." ucapku sambil melihat kembali jam tanganku karna waktu terus berjalan. "yaudh ayok. " ucapnya. Aku boncengan berdua setelah sekian lama tidak pernah berkomunikasi dan berboncengan. Di jalan kita sama-sama diam tidak ada yang mulai bicara, aku beranikan diri untuk bertanya sesuatu hal yang pribadi. "Aldo, nay boleh tanya sesuatu" ucapku. "kamu masih pacaran sama mbk icha?." lanjut tanyaku. "nggk." ucapnya. sepertinya dia tidak suka aku bertanya tentang pacarnya atau mantannya. Tidak terasa aku dan dia sudah sampai di depan gerbang sekolah SMA negeri 01 Way pengubuan. "Mau turun nggk kita dah sampai." ucapnya. "hah?. apa?" tanyaku. "kita udah sampai di depan gerbang sekolah kamu nay.... " ucapnya. "oh, iya aku turun,makasih ya."ucapku. " Eh, kok gerbangnya dah di kunci gimna nih aldo."ucapku sambil ketawa. "entah.yaudah aku mau pulang."ucapnya sambil senyum. Aku melihat kepergiannya sambil kebingungan celingak-celinguk mencari mang Abdul.
All Rights Reserved
#31
navya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misi Kalisa (End)
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Felicity [On Going]
  • LOVE STORY QIANARRA
  • EXCHANGE
  • Love in Difference
  • PERCAYA? [END]
  • Sweet Combat
  • K.I.T.A
  • SPOILEDBOY

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines