Arti Keluarga

Arti Keluarga

  • WpView
    Lecturas 55
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 14, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Bila disebutkan kata 'keluarga', apa hal pertama yang kamu bayangkan? Tujuan akhir cinta yang dimiliki hampir semua manusia di bumi adalah menikah dengan pasangan yang dicintai dan memiliki keluarga yang harmonis. Keselarasan pemikiran, emosi, serta membangun tujuan hidup yang sama ibarat mendaki gunung tinggi, sulit namun ketika sudah sampai dipuncak teratas akan merasakan gejolak bahagia serta lega yang tak ternilai harganya. Bayangan akan memiliki sebuah keluarga menjadi tolak ukur dari persiapan serta presepsi masing-masing individu. Namun dapat disadari, tak semua memiliki keberuntungan yang sama dalam kehidupan. Kehidupan ibarat warna, ada gelap-terang serta hitam dan putih. Ada yang memiliki keluarga yang harmonis, dan ada yang memiliki keluarga yang kurang harmonis (broken home). Bagaimana jika kedua perbedaan ini ditemukan dalam situasi yang sama? Bagaimana impian dari 'keluarga harmonis' yang sebenarnya? Apakah hanya anak dari keluarga harmonis yang mampu maju dan berkembang? Namun, bagaimana dengan anak yang berasal dari keluarga broken home?
Todos los derechos reservados
#233
arti
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Why Me? || Zhong Chenle
  • Eliinaa
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • IL(H)
  • Perfect Parents: Hanna's Family ( SELESAI )
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • AIRA [On Going]
  • Constellations From The Room
  • Love In Pesantren 2
  • Cinta Dalam Khayalan

(BROTHERSHIP + FAMILY) Jika mendengar kata rumah, apa yang langsung terlintas dipikiran? Mungkin orang akan berkata; itu seperti sebuah bangunan hangat, yang setiap kita datang membuka pintu, akan selalu ada orang-orang yang menyambut kita dengan senyum lebar. Tempat yang selalu membuat kita aman dan dapat berteduh dari kekacauan dunia. Atau kita melihat rumah seperti bangunan yang tidak mempunyai arti khusus, yang meski pulang dengan keadaan kacau balau, kita tetap tidak merasa keramahan dunia. Terkadang kita harus mengerti bahwa tidak semua rumah itu ramah. Tidak semua rumah bisa dijadikan tempat pulang, beberapa rumah justru memberi luka paling banyak. "Apakah suatu saat aku juga akan menemukan keharmonisan dalam kata pulang? Atau justru sama sekali tidak?" Pertanyaan itu selalu muncul setiap kali Naren menginjakkan kakinya di bangunan hampa yang ia sebut sebagai rumah. Naren selalu iri, iri dengan mereka yang memiliki keharmonisan dalam kata 'pulang.'

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido