BIVAN
  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 279
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2022
[On Going] Bianca Kanista Xavyera, pemilik semboyan 'penampilan nomor satu di atas segalanya'. Tak heran jika dia selalu mengutamakan penampilan di setiap keadaan. Mempunyai seorang sahabat laki-laki yang selalu ada di sampingnya, dan memiliki seorang pengusik yang selalu mengganggu ketenangan hidupnya. Devano Airelhan, playboy satu ini sangat menyayangi 'si hitam' kendaraan roda dua pemberian sang ayah. Selain bermain futsal dan tebar pesona rutinitasnya adalah mengganggu Bianca. Tiada hari tanpa pertengkaran, kata-kata itu sangat cocok untuk keduanya yang tidak pernah akur. Jalan cerita mereka memang berubah seiring berjalannya waktu, tapi itu tidak merubah kelakuan mereka yang mirip Tom and Jerry.
All Rights Reserved
#134
thewattys
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Smeraldo [End]
  • [Annalisa]: The Crimson Theater
  • Awas Jatuh Cinta
  • ARCHIGOS [ PRE-ORDER ]
  • The Gap Between Us
  • GARENDRA
  • The Six Bestie
  • I'm Not A Villainess
  • The Secret Of The Masked Man
  • About Alena

Ketika bertemu bagai musuh, namun rindu saat menjauh. Kala semesta membuat mereka saling merengkuh, ternyata kenyataan membuat mereka menjauh. Mereka ditakdirkan untuk membenci. Perasaan mereka ditakdirkan layaknya bunga Smeraldo. Ada, namun hanya fiktif belaka. Tak terungkap manakala kenyataan dan kesalahan itu terkuak. Bertengkar dan mengumpat adalah kebiasaan Inara Aruna Byanca sejak bertemu dengan Abiyu Darren Angkasa. Lalu bisakah pertengkaran itu berhenti? Atau selamanya akan menjadi musuh? Atau justru kebiasaan itu membuat cinta mulai tumbuh? Mari kita ikuti keluh kesah Nara dan Biyu saat semestam membuat mereka bersatu. (Terinspirasi dari lagu The Truth Untold - BTS) Rate 13+ karena ada kata kasar dan vulgar tapi BUKAN 1821. Cerita ini murni karangan fiksi saya dengan bantuan ide cerita dari IfatulJannah7 sahabat saya. Beberapa latar tempat non-fiksi, namun adegan tetaplah fiksi belaka. Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines