gavin
  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 231
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 6, 2021
jangan lupa tinggalin jejak yaa... "dia, milik gue ucap gavin dengan penuh penekanan di setiap katanya, kalo ada yang berani macem macem tau sendiri akibat nya ancam gavin" mendengar hal itu ara terlonjak kaget "apaan sih lo, ga jelas banget tau gak.. lagian gak kenal juga jangan ngadi ngadi deh lo" tegas ara mendengar hal itu gavin tersenyum kecil saking kecilnya bahkan tak ada seorang pun yang sadar bahwa gavin sedang tersenyum, gavin bangun mendekatkan dirinya pada ara. sangat dekat bahkan, menempatkan bibirnya di depan telinga ara gavin membisikan sesuatu yang membuat ara termenung "bawel.. " melihat ara yang mematung segera gavin melancarkan aksinya. _cup_ satu kecupan mendarat mulus di dahi ara. tanpa menunggu aba aba, gavin melenggang pergi meninggalkan ara.
All Rights Reserved
#131
ara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • ALVAREZ [SELESAI]
  • ALBAR
  • Topeng Sahabat [ HIAT ]
  • Bara [REVISI]
  • Become a Parent's [END]
  • SHE IS STARLA (END)
  • ANTARES
  • Leofa {SEGERA TERBIT}

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines