Story cover for AGUST [ON GOING] by _Njelfrse
AGUST [ON GOING]
  • WpView
    Reads 1,549
  • WpVote
    Votes 1,005
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 1,549
  • WpVote
    Votes 1,005
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Aug 26, 2021
[ CERITA INI MENGANDUNG KATA KATA KASAR. JADI TETAP BIJAKSANA]



"Aku mencintaimu lebih dari yang engkau tahu. Aku menyayangimu lebih dari yang terlihat. 
Aku, pernah bermimpi, selamanya akan tetap bersamamu. Tapi, takdir menyatakan tidak. Restu, tidak berpihak pada kita." Ujar Agust di dekapan Chika.

******

"Cukup mah, mama  benar-benar tidak  mau Chika hidup bahagia." ujar Chika dengan air mata yang membasahi pipinya .

"DIAM, KAMU." bentak Farah

"Mama, cuma gak mau, kamu menikah sama dia. Nanti, bagaimana dia membutuhi kehidupan sehari-hari mu? Bahkan dia aja tidak punya pekerjaan, dia  anak broken home, Chika." Cetus Farah dan hampir menampar pipi kanan Chika. Untung saja Leo sigap menahannya.

" Dan satu lagi, dia itu penyakitan, paham kamu?!" 

Ucapan itu, sungguh menohok hati Agust.

"Jangan bawa tentang orangtua saya, Tante." ujar Agust dengan emosi yang memuncak. 

"Aku tidak peduli. Pokoknya, pilihan mama tetap Samuel. Dan, itu tidak bisa diganggu gugat."

"Mah, jangan gitu dong. Mereka, udah lama pacaran."sahut Leo ayah Chika.

"Tutup, mulutmu Leo." cetus Farah.



******

"Apa, aku disebut pelangi? yang hanya datang untuk sementara.?"
"memberikan warna, tapi sekejap?" tanya Chika beruntun.

"Jika iya, aku minta maaf "

Tidak ada jawaban dari laki-laki yang duduk disampingnya itu.


******

"Gue harap, lo bisa jagain Chika. Gue, titip dia sama lo Sam." ujar Agust dengan suara nya yang semakin tidak terdengar, dengan mata yang mulai tertutup .





MAU TAU LANJUTAN CERITANYA???
LANGSUNG AJA CEKIDOT





WARNING ⚠️⚠️⚠️

Jika, ada kesamaan tokoh atau jalur cerita dengan yang lain. Aku minta maaf. Tapi, cerita ini dari imajinasi ku sendiri.



Jangan lupa follow,vote and coment 

Happy Reading (✿ ♡‿♡)

#mengandung bawang
#Bahagia
#Melawan restu
All Rights Reserved
Sign up to add AGUST [ON GOING] to your library and receive updates
or
#6melawanrestu
Content Guidelines
You may also like
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
18 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
51 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
DELIA & WISNU [Completed] by zfchaeri
53 parts Complete
[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA] [SIDERS DILARANG MENDEKAT!] [CERITA INI MENGANDUNG UNSUR BAWANG! GUDANG NYA AIR MATA! DAN ALUR YANG PENUH TEKA-TEKI! PIHAK PENULIS TIDAK MENYEDIAKAN TISSUE! ATAU JASA MENGUSAP AIR MATA PEMBACA! JADI YANG GAK SUKA CERITA SAD, SAYA TIDAK MEMAKSA MEMBACA!] Judul awal: Diary Depresiku Untuk apa hadirnya keluarga jika hanya untuk menyiksa? Untuk apa menggenggam cinta jika hanya membuat luka? **** "Sebenernya,Alesan kamu maksa aku buat jadi pacar kamu apa sih?" "Biar lo gak sembarangan pilih cowok." "Lo kenapa sih Del pertahanin Wisnu yang jelas jelas gak suka sama Lo?!! Sadar Del sadar!!" "Bukan wisnu yang gak suka sama Aku, tapi Wisnu yang belum suka sama Aku. Dan aku jamin cepat atau lambat, dekat atau jauh , lama atau sebentar kita bakal saling sayang. Kamu punya hak apa ngatur ngatur kehidupan Aku??" "Karna gue suka sama lo," jawab Arya. "Ferel dari dulu gak pernah suka sama Wisnu. " Delia mengernyit "Kenapa bisa gitu sat?" "Dendam masa lalu. Tentang cinta dan keluarga, " jawab Satria serius Delia menatap lemah hamparan danau di depan nya "Wisnu,kenapa sih setiap kita mau bahagia sebentar aja, pasti ada aja orang yang berusaha buat kita pisah." "Karna mereka gak suka liat kita bahagia Del," jawab Wisnu lantas mengecup sayang kening Delia. Penasaran gak sih??? Skuy baca Berbau bawang Start 12 Desember 2020 Finish 29 Januari 2021 Jangan copy paste, Cuma tulisan penulis amatir Vote comment share 👌 Happy reading
You may also like
Slide 1 of 7
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
MY CHUBBY GIRL✔ cover
The Guitarist cover
dimana janji tersebut cover
My Crazy Neighbor (Completed) cover
ADIKARA ELUSIF cover
DELIA & WISNU [Completed] cover

ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat

18 parts Ongoing

"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***