Story cover for AMARA by damayantii1978
AMARA
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Aug 26, 2021
⚠Belum direvisi⚠

"A--ku hamil."lirih Amara tetapi masih bisa terdengar oleh Arkan.

"Lo beneran hamil?siapa tau dia bukan anak gue yekan?."jawab Arkan sembari membuang puntung rokoknya.

"Ini anak kamu Arkan kamu harus tanggung jawab."

"Kalau gue gak mau gimana?lagian gue gak sudi punya anak dari rahim lo."sarkas Arkan ia mulai memojokan Amara sampai punggung Amara membentur dinding.

"Gugurin sendiri atau mau digugurin sama gue?."ucapnya terdengar serak tepat ditelinga Amara membuat bulu kunduknya berdiri.

"Gak aku gak mau gugurin anak yang tak berdosa ini."selepasnya Arkan pergi meninggalkan Amara sendirian dibelakang sekolah setelah memukul perut Amara,ia hanya meringgris saat pukulan itu datang menghangtam perutnya.









Bagaimana selanjutnya apakah Arkan akan bertanggung jawab atas perbuatannya atau?
Kalau penasaran baca aja!
Tapi jangan lupa untuk meninggalkan jejak.
All Rights Reserved
Sign up to add AMARA to your library and receive updates
or
#260terpuruk
Content Guidelines
You may also like
My Name Is Erwinda by Ka_Erwin
11 parts Complete
"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.
Cintai Aku Sebentar Saja  by EviMardiani3
11 parts Complete
Arumi Sahira, gadis yang dulu dikenal liar, kini telah bertransformasi menjadi seorang wanita sholehah. Hidupnya berubah drastis ketika ia dipaksa menikah dengan seorang dokter yang hatinya hancur, ditinggal calon istrinya yang memilih pria lain daripada bersanding dengannya di pelaminan. Tak hanya itu, sang calon istri pergi meninggalkannya dalam keadaan hamil dengan pria lain. Arumi, dalam kesendirian dan tanggung jawab, mengambil alih posisi yang ditinggalkan. Perkawinan mereka layaknya dua benua yang terpisah; bersatu di bawah satu atap namun jauh di dalam hati. Hubungan tanpa sapa, hari-hari yang sunyi, seperti dua asing yang terikat kontrak tanpa cinta. Sampai suatu hari, masa lalu dokter itu kembali, mantan tunangannya yang memutuskan kembali menjalin tali asmara dengannya, mengguncang dunia Arumi. Kehadirannya kembali bukan hanya menimbulkan luka, namun juga semakin meminggirkan posisi Arumi, seolah dia hanyalah bayang-bayang yang terlupakan, terabaikan di sudut kehidupan sang dokter. "Bisakah kau mencintaiku sebentar saja? Menganggap aku sebagai istrimu walau hanya sesaat? Aku juga ingin merasakan dicintai seperti kau mencintai dia," lirih Arumi Sahira. "Maafkan aku, Arumi. Aku tidak mampu mencintaimu sepenuhnya karena kau hanya obat yang menenangkan lukaku, akan tetapi kau bukanlah pemilik hatiku," jawab Ervan Alexander. "Aku datang kembali untuk mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku," ucap Tiara Lestari.
You may also like
Slide 1 of 8
ARKAN |END| Belum Revisi cover
My Name Is Erwinda cover
Aku Tahu Kamu Terluka   (Jjk >< Iny) �✔ cover
Bukan ZONK!  cover
Our Mistake cover
Hug Me (Mom Dad) cover
CEO Sombong || End (Remake) cover
Cintai Aku Sebentar Saja  cover

ARKAN |END| Belum Revisi

64 parts Complete

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~