The Colours of World

The Colours of World

  • WpView
    Membaca 1,968
  • WpVote
    Vote 238
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 10, 2025
Warna dari Dunia. Apakah Warna dari Dunia itu? Hijau itu hutan. Coklat itu tanah. Biru itu langit. Tak berwarna itu laut. Ah, itu secara harfiah saja. Toh bumi dikatakan sebagai dunia para manusia, bukan? Selain itu ada pula hal-hal yang terjadi di dunia fana ini. Bahagia, sedih, canda, tawa, kesal, amarah, dan lain sebagainya. Itu di sebut warna kehidupan. Hal-hal klise dari berbagai genre dapat ditemukan di sini. Mengenai kehidupan para makhluk hidup. Selamat Membaca~ Disclaimer : BoBoiBoy bukan milik saya. Saya hanya mengetik cerita imajinasi tentang para karakternya saja. Warning : OneShoot/Drabble/Ficlet, Alternatif Univers (AU), Out of Character (OoC - maybe), No Slash/Boys Love/Yaoi, Baku tidak Baku, dominasi oleh karakter Taufan dan Gempa meski akan tetap ada karakter lainnya, and other.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#8
boboiboyelementalsiblings
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • VILLAIN
  • Enter Your Dimension || Boboiboy The Movie × Reader [2]
  • Tetangga kok gitu?
  • BANGUNKAN AKU SERIBU ANGIN (HaliTau/TauHali )
  • Change Fate Protagonis From Fanfic Angst Genre ( END )
  • Star - Gempa (End)
  • Ini Rumah Kita : BBB FANFIC
  • ELEMENTAL DREAMS
  • In One Bond

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan