Berlalu

Berlalu

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 9, 2021
Bintang berkilau yang jatuh 1400 tahun lalu bertepatan saat kelahiran bayi perempuan dikabarkan membawa berkah. Sayangnya ada hal aneh yang terjadi. Dia selalu mati dengan tragis diumur yang tidak menentu. Kematian yang menyakitkan itu kemudian membawanya terlahir kembali tepat di hari dia mati. Tahun demi tahun, hari demi hari, waktu demi waktu. Hal ini terjadi secara terus menerus. Kemudian secara tiba tiba dia bangun ditubuh Kalerina Oskart yang sudah mencapai usia dewasa. Kalerina Oskart putri dari seorang Duke yang dikenal terampil dalam hal berperang, yang secara tiba tiba tidak bangun dari tidurnya tanpa sebab apapun. Kejadian itu terjadi saat usianya yang ke dua belas tahun. Setelah bangun dengan tubuh Kalerina, dirinya jatuh cinta kepada pria yang tiba tiba datang saat dirinya tengah sendirian. Cinta pertama setelah reinkarnasi yang panjang.
All Rights Reserved
#68
berlalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENGUMPAT !
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • [#2] GUNTUR ASKA BUMI
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Seraphina dan Monster Laut
  • 👑 SANG PANGERAN 👑
  • Gravity
  • Silent Obsession
  • Pangeran Kegelapan
  • 100 days with you [Tamat]

Perempuan introvert ini mulai membuka diri, mulai bermain media sosial, lalu keanehan demi keanehan dalam dirinya mulai terjadi yang sekaligus menjadi penghubung antara masa lalu dan teman-temannya. "Aku berencana mengirimkan DVR ini bersama dengan seprei yang dipakai ketika malam pertama kami menikah. Barangkali terdengar konyol, tapi seprei ini ada noda bekas darah selaput perawanku, iya ini salah satu kenangan yang masih tersimpan rapih di kotak penyimpanan kamar tidur kami. Aku titipkan seprei ini kepadamu Eya. Jika nanti anak perempuanku sudah remaja tolong berikan kepadanya sehingga nanti dia bisa menjaga mahkota hanya untuk suaminya." Eya sering kali mengumpat dari rasa takut dan trauma yang sekaligus menjadi bentuk luapan dendam amarahnya. Segala hal mengenai kematian merangsek berubah menjadi obsesi. Kengerian-kengerian mulai mewujud dalam pikiran, seakan membabibutakan kesadaran, di antara nyata atau imaji hanya ada mati. Cattleya Kirana Dewi, adalah mimpi buruk bagi pikiran dan imajinya. Saat ajal mulai melingkari leher, mereka memohon kematian kepadanya, sedangkan kematian baginya hanyalah sebuah jembatan untuk menuju keabadian. Mengumpat di dalam kematian tidak lagi tabu bagi mereka yang menuju mati dalam umpatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines