Your Color

Your Color

  • WpView
    Reads 623
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 28, 2021
"Ketika seniman kehilangan pengelihatan, itu adalah akhir dari hidupnya." Wang Yibo orang yang sudah mendorong Xiao Zhan untuk menjadi pelukis. Dia tidak menyangka kepulangannya ke Beijing akan merenggut warna kehidup Xiao Zhan.
All Rights Reserved
#160
yizhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let's Not Fall In Love [COMPLETED]
  • Because of Love (Yizhan)✅
  • [BL] The Third Prince [YiZhan][TAMAT][REVISI]
  • Destiny (YIZHAN/END)
  • Begin Again [COMPLETED]
  • Youre My Destiny✅
  • Sealing the Pain
  • The End Of Us
  • awal dan akhir

Jika kita terkadang saling menyakiti satu sama lain, bisakah kita tetap jatuh cinta? Rasanya sudah buntu, dan kita terjebak tanpa jalan keluar. Tetapi ada sebuah kesempatan untuk saling memulai kembali tanpa melukai siapa pun. "Mari kita tidak jatuh cinta." Xiao Zhan bertemu Wang Yibo untuk pertama kali di musim dingin ke 29. Dia pikir telah mengenal laki-laki itu jauh sebelumnya, karena ia tampak tidak asing. Ketika Wang Yibo mendekatinya, Xiao Zhan kira semuanya akan berakhir baik. Sampai dia ingat bahwa dirinya memang telah mengenal Wang Yibo, bahkan sangat jauh dari yang bisa dia pikirkan. Semuanya hanya perasaan yang tertinggal terlalu lama. Saat Xiao Zhan tersadar, dia seharusnya tidak jatuh cinta pada laki-laki itu lagi. Wang Yibo bertemu Xiao Zhan untuk pertama kali di musim dingin ke 27. Pria yang menghabiskan sebagian banyak waktunya mengenakan jas putih itu, dia pikir pernah bertemu dengannya beberapa kali. Xiao Zhan tampak tidak asing, sangat familiar hingga setiap kali dia menatap pria itu, ada kesedihan yang muncul bersamanya. Seolah Xiao Zhan diciptakan dari sebuah kesedihan dan Wang Yibo ingin memperbaikinya. Membuatnya bahagia untuk waktu yang lama. Itu adalah yang dia inginkan, hingga dia menyadari, Xiao Zhan tidak pernah diciptakan dengan sebuah kesedihan. Itu adalah dirinya, yang menyakiti Xiao Zhan hingga membunuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines