HENANSYA (TERBIT)

HENANSYA (TERBIT)

  • WpView
    LECTURES 233,695
  • WpVote
    Votes 14,440
  • WpPart
    Chapitres 63
WpMetadataReadTerminé jeu., févr. 6, 2025
Sudah terbit, buku bisa dibeli di shopee Pure Publishing BELI YANG ORI YA!!! [Sebagian part sudah dihapus untuk kepentingan penerbitan] Kehidupan seorang gadis yang berusia 15 tahun yang hidup bersama neneknya disuatu desa didaerah terpencil,ia adalah Henansya biasa dipanggil Ansya ia hidup bersama dengan neneknya walaupun ia bukan cucu kandung dari nenek yang sudah merawatnya dari bayi tapi neneknya sangat menyayangi dan mengasihi henansya,entah dimana keluarga kandungnya dan siapa namanya orang tuanya bagaimana wajah mereka..Kadang ia juga iri pada temannya yang memiliki keluarga yang harmonis bersama kedua orang tuanya dan kakak maupun adiknya tapi ia selalu bersyukur atas semua yang saat ini telah terjadi padanya Selalu tersenyum adalah satu hal yang melekat pada dirinya untuk menyemangati hari harinya Oke segitu dulu ya pengenalan ceritanya,semoga suka dengan ceritanya,cerita ini murni dari pikiran dan ideku maaf kalo ada kesamaan alur cerita tempat tokoh dan lain lain.
Tous Droits Réservés
#379
holkay
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aresya Audi ΔEndΔ
  • About Saskia☠️
  • UNTUK ATROSKA (END)
  • Queen Alaya And DEADLY POISON [ On Going ]
  • Ruang Angkasa Santri
  • MIYOZA [END]
  • My moon My sirius
  • BRIAN [SUDAH TERBIT] ✔
  • ALVANZA

Aresya Audi Wijaya.. Yang sekarang menjadi Aresya Audi Maurine Oliver. Hanya tentang bagaimana ia menjalani hidup, tanpa orang tua, keluarga maupun teman. Menjalani kerasnya hidup selama 8 tahun, tanpa sang nenek yang menyayanginya dan menganggapnya ada. Saat ia mencoba menerima mereka yang mendekatinya, mereka semua selalu memanfaatkannya. Hingga ia tak lagi memiliki rasa percaya pada siapa pun selain dirinya sendiri. Saat itulah, sebuah keluarga besar memintanya untuk menjadi bagian dari keluarga mereka. "ABANG! ENGGAK! LEPASIN ABANG! ABANG AWAS!" DOR Banyak misteris yang satu persatu terpecahkan dan terkuak. Mampukah Asya menghadapi dan melindungi keluarga barunya, dari bayang bayang keluarga lamanya. "Maaf ayah~ Adek minta maaf~ Ayah harus kuat ya~ Ayah gak boleh sedih lagi~" ucap Asya lirih di sisa sisa kesadarannya, diakhiri dengan senyum. Sebelum akhirnya ia jatuh tak sadarkan diri. Simak terus kelanjutan ceritanya ya~

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu