Romantika Airmata

Romantika Airmata

  • WpView
    Reads 23,321
  • WpVote
    Votes 2,386
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 29, 2024
"Tolong jangan lakuin itu, Kak," pinta gadis itu dengan suara terisak menahan tangis. "Dari awal sudah saya peringatkan untuk diam!" *** "Nikahi anak saya. Geulis." "Tapi kenapa?" "Putri saya kehilangan kehormatannya karena kamu," jelas Angga dengan pandangan dingin. "Tapi yang udah ngelakuin itu ke Geulis bukan saya." "Sadar atau tidak, kamu juga terlibat. Jadi silahkan pilih, mau menikahi anak saya atau berakhir di bui?" *** "Kasih makan diri sendiri aja pakai uang haram, sok sokan mau kasih makan anak gadis orang." *** 𝔗𝔢𝔯𝔦𝔫𝔰𝔭𝔦𝔯𝔞𝔰𝔦 𝔡𝔞𝔯𝔦 𝔪𝔬𝔳𝔦𝔢 𝔟𝔢𝔯𝔧𝔲𝔡𝔲𝔩 𝔗𝔥𝔢 𝔏𝔞𝔰𝔱 ℌ𝔬𝔲𝔰𝔢 𝔒𝔫 𝔗𝔥𝔢 𝔏𝔢𝔣𝔱. ©defitnoventri2023
All Rights Reserved
#389
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • ON SIGHT (Completed)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • WHEN ? : i want a flying in love
  • dimana janji tersebut
  • Stres In Life
  • GALANG [SELESAI]
  • Serendipitous Soulmates [Revisi]
  • FARASA ( Farasha Angkasa ) || END

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines