Story cover for Ketua Kelas! (End) by kopikampak
Ketua Kelas! (End)
  • WpView
    LECTURES 30,552
  • WpVote
    Votes 1,770
  • WpPart
    Chapitres 41
  • WpView
    LECTURES 30,552
  • WpVote
    Votes 1,770
  • WpPart
    Chapitres 41
Terminé, Publié initialement août 26, 2021
Istilah cinta pada pandangan pertama itu benar adanya.

Ciel tak menyangka, gadis yang tak sengaja tersenyum padanya menjadi ketua kelasnya dan malah berakhir menjadi kekasihnya.

Tentang senyumnya yang begitu cantik, tutur katanya yang lembut serta sikap dewasanya yang begitu Ciel sukai.

Semua yang ada pada Rachel, Ciel menyukainya.

Dan semua yang ada pada Ciel, Rachel menyukainya, apalagi senyumnya yang malu malu.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Ketua Kelas! (End) à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#786rachel
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Effort 2 [ Completed ], écrit par deynaraa
16 chapitres Terminé
Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
He Wrote My Name Wrong cover
Effort 2 [ Completed ] cover
Telah usai cover
Imaginary Boyfriend cover
Presence cover
Our Story cover
ALSYA cover
I'm Falling In Love With My Teacher! Damn!! [END] cover
ZELIFAN By rotibakar25 cover
AZAM : Satu Langit Dua Doa  cover

He Wrote My Name Wrong

22 chapitres En cours d'écriture

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.