The code is 6174

The code is 6174

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Aug. 26, 2021
WpInfo
Belletristik
Science-Fiction
Kehidupan itu seperti angka-angka yang berjejar hingga membentuk suatu baris angka yang bisa disebut kode. Sialnya, pada tahun kesepuluh alam semesta rentetan angka yang muncul adalah 6174. Rentetan angka itu bermakna tidak adanya titik balik dalam kehidupan. Yang dapat diartikan kehidupan itu sudah ada dalam ambang kehancuran. Sampai akhirnya, secara tidak sengaja dua orang bocah yang berbeda latar belakang bertemu dan mencoba memecahkan satu-satu misteri kode itu untuk menunda kehancuran alam semesta atau bahkan menyelamatkannya.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Inside You
  • OBSESSED II || KathGits
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Satu Langkah
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Perahu Kertas - The Story Of After Rain 2 [Reinkarnasi] || 48 {END}
  • How to Make Privilege
  • CULIK????

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien