My Dangerous Husband

My Dangerous Husband

  • WpView
    LECTURAS 349,850
  • WpVote
    Votos 22,914
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 1, 2026
SEQUEL SPF, BACA CERITA SEBELUMNYA DULU BIAR NGERTI! SEBELUM BACA FOLLOW DULU YA! WARNING 18+ Luka? Alda nggak tahu kapan terakhir kali dia merasakan sakit karena luka. Alda mati rasa karena sudah terbiasa. Dua tahun dari waktu lima tahun sudah terlewati dan Alda senang bisa melakukan apa yang tidak bisa ia lakukan dulu. Sekarang Adinda Kayana Aldari sudah menjadi gadis yang lebih baik. Banyak hal yang terjadi dihidupnya tapi berhasil Alda kendalikan. Alda sudah tidak menjadi tokoh antagonis lagi. Itu yang Alda kira, sampai satu persatu masalah mulai datang. Hidupnya yang tenang hancur karena Andrian kembali dan teror mulai muncul. Teror yang semakin lama semakin parah yang bahkan mengorbankan orang-orang terdekatnya. Belum lagi masalah Andrian yang melanggar janjinya. Semakin membuat Princess menggila. "Ar, kamu melanggar janji kamu sendiri." ucap Alda marah. Andrian terdiam ia hanya memeluk Alda erat. "Al, kamu nggak tahu aku bisa gila kalau nunggu selama itu. Gimanapun wajarkan kalau aku menyusul kamu? Kita bukan cuma tunangan tapi udah menikah." Akhirnya Andrian berbicara. Pria itu memeluk Alda dengan penuh kerinduan. Alda yang mendengar itu cemberut. "Entah kenapa aku merasa sangat tertipu." desis Alda marah. Perjanjian lima tahun yang Andrian berikan, dilanggar begitu saja tentu saja membuat Alda marah. Tapi waktu tidak mengizinkannya untuk marah. Banyak hal yang berubah didiri Alda, begitupun juga Andrian. Andrian menjadi lebih misterious, berbahaya, dan pemarah. Bahkan tanpa Arion, alter ego pria itu. Bisakah Adinda Kayana Aldari berakhir bahagia atau ia hanya bisa merasakan luka?
Todos los derechos reservados
#65
penerbitmayor
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bahagia & Luka (END)
  • Coach (18+) End
  • 𝐋𝐚𝐤𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐁𝐢𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐝𝐮𝐩 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭)✔️
  • ARKANNIA {ON GOING}
  • ANDROMEDA (END)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • I Became The Antagonist

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido