Story cover for  NADA DAN LUKA  by _miranurul
NADA DAN LUKA
  • WpView
    Bacaan 51
  • WpVote
    Undian 12
  • WpPart
    Bahagian 7
  • WpView
    Bacaan 51
  • WpVote
    Undian 12
  • WpPart
    Bahagian 7
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Ogo 27, 2021
[ON GOING] 


Nada menatap lelaki dihadapannya dengan datar, menatap tampilan lelaki tersebut, kemudian berlalu dari hadapannya. Lelaki itu menyingkap, mengenggam lengan Denada, menatapnya dengan sangat dalam, "Gua rasa kita cocok," lelaki itu tersenyum tipis. Denada melepaskan lengannya dengan kasar, memandangi lelaki itu dengan tatapan kesal, "Itu cuma perasaan lo," Denada membalikan tubuhnya, berjalan perlahan meninggalkan lelaki tersebut.

"Nad, gua suka sama lo."

Denada menghentikan langkahnya sejenak, mendelikan kedua bola matanya dengan malas, "Jangan". Lelaki itu mengangkat salah satu alisnya, "Kenapa?," Denada menghela nafasnya, "Karena gua bakal patahin hati lo".

Denada pergi tanpa rasa bersalah, lelaki itu menatap punggung Denada sembari tersenyum picik, "Gaakan ada yang bisa, mungkin sebaliknya, gua yang bakal patahin hati lo, Denada . . ."

⚠️ FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan NADA DAN LUKA pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#36alden
Garis Panduan Isi
You may also like
Dava&Dena {END} oleh aa__zura
66 bahagian Sedang Ditulis
Tentang seorang perempuan yang mencintai sahabatnya sejak ia masih di sekolah dasar.Dia Dena amarsya putri yang mengira cintanya tidak akan bertepuk sebelah tangan. Tapi dugaannya salah, sejak di sekolah dasar bahkan sampai masuk ke jenjang SMA Dena masih memiliki perasaan pada laki-laki itu. Ia kerap di benci oleh seluruh keluarganya, karena suatu alasan.Kebencian itu dan rasa sakit atas apa yang ia lihat beberapa tahun saat melihat cinta pertamanya berpacaran membuat Dena mengalami trauma. Rasa trauma itu perlahan-lahan menghilang saat Dena memiliki perasaan pada teman seangkatannya, dugaan Dena kembali salah, cintanya kembali bertepuk sebelah tangan 🌷🌷🌷🌷🌷 Dava putra pratama, laki-laki tampan dengan lesung pipi yang menghiasi wajah itu.Ia terlihat sangat friendly karena sifatnya yang friendly membuat Dena tidak tahu bahwa Dava sudah menyimpan perasaan pada Dena sejak lama. Laki-laki yang percaya pada Dena di saat semua orang tidak mempercayai perempuan itu bahkan keluarganya sendiri. Dava dengan jantungnya yang benar-benar baperan, bagaimana tidak.Di pegang sedikit saja dengan Dena membuatnya sudah hilang akal. Dava perlahan-lahan mencoba menyembuhkan trauma dari Dena dengan berusaha mendekati perempuan itu, bukannya Dena luluh malah sebaliknya apalagi Dena sangat tidak menyukai laki-laki friendly sebab itu Dena tidak mempercayai Dava. 🌷🌷🌷🌷🌷 Alasan apa yang membuat Dena di benci oleh keluarganya sendiri? Apakah Dava bisa menyembuhkan trauma dari Dena, perempuan yang sudah menepati hatinya sejak lama? atau malah sebaliknya?terlebih sifat Dena yang benar-benar tidak tersentuh sama sekali.
You may also like
Slide 1 of 8
TUBUH GADIS NERD [END] cover
About You And Me cover
Dava&Dena {END} cover
DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)  cover
Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going] cover
Denata cover
Transmigrasi MyTia [END] cover
KISAH TANPA ENDING ✓ cover

TUBUH GADIS NERD [END]

31 bahagian Cerita Lengkap

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah