Transmigrasi Lara

Transmigrasi Lara

  • WpView
    Membaca 168
  • WpVote
    Vote 59
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 10, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Rara Atmaja Squeeze, Seorang gadis remaja yang berasal dari keluarga yang berada harus kehilangan nyawanya saat tidak sengaja keselek basreng yang ia makan karena dikagetkan oleh sahabatnya Namun bukannya bertemu dengan Sang Pencipta ia malah bertemu dengan Keluarga aneh dan kesasar ketubuh Gadis dari keluaraga aneh tersebut ia kesasar ketubuh gadis yang ia bahkan tidak kenal siapa gadis ini dan ketemu saja belum apalagi untuk mengenal Seiring waktu berjalan, ingatan ingatan masalalu menghampirinya, Dan ia bertemu dengan 'Laki Laki Itu' orang yang akan selalu bersamanya dan mendukungnya, orang yang datang tiba tiba dikehidupan Rara-Lala Tapi,takdir berkata lain akankah ia mampu bertahan bersama 'Laki Laki Itu'? 🙄🙏 Kalau Ada Typo Maafin Tara Hiks soalnya Tara hiks sama seperti manusia lainnya selalu ada salah hiks gak sepenuhnya benar hehe Dahlah byeee😏💗
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#290
leo
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INTO IT
  • REZVAN : Better Together
  • I'm Not A Villainess
  • Renalexa (END)
  • ALARA
  • GOOD GIRL AND BAD GIRL
  • DEVAN ALVIANO [SELESAI✔]
  • ALDRIC [END]
  • Dark sky
  • Raka dan Tania (Completed)
INTO IT

Bagi Azelle Claire Hawthorne, setiap orang memiliki cerita. Dan sebagai seorang jurnalis, tugasnya adalah mendengarkan lalu menuliskannya. Sementara bagi seorang hakim muda, setiap cerita harus didengar, dipertimbangkan, lalu diputuskan berdasarkan hukum. Mereka terbiasa memahami kehidupan orang lain. Ironisnya... Mereka justru gagal memahami perasaan mereka sendiri. Di antara kesibukan, rutinitas, dan pertemuan-pertemuan yang awalnya terasa biasa, keduanya perlahan menjadi bagian dari hidup satu sama lain. Tak pernah ada pengakuan. Tak pernah ada kepastian. Karena mereka sama-sama percaya bahwa masih ada waktu. Sampai suatu hari, diam menjadi jawaban yang sama-sama mereka salah artikan. Dan saat mereka akhirnya menyadari apa yang sebenarnya mereka rasakan... Mungkin semuanya sudah terlambat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan