RAZZMATAZZ (REVISI)

RAZZMATAZZ (REVISI)

  • WpView
    Reads 117,794
  • WpVote
    Votes 8,585
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Ada miliaran orang dan kamu hanya mengincarku?" Mourabelle. "Karena dari miliaran orang, hanya kamu yang mengacaukan diriku, lady Odysea." Maraschino. *** Menjadi putri dari keluarga Odysea-Salvatore yang terkenal akan pengaruhnya di dunia bisnis, Mourabelle Odysea diam-diam memiliki rahasia kelam soal dirinya dari publik. Semua jejak masa lalu kelam gadis itu seolah lenyap, tanpa diketahui siapapun. Dan mereka melupakan semua masa lalu kelam tersebut begitu saja. Tanpa tahu jika hingga kini, Mourabelle bersama jiwa lain dalam kecantikannya. Dan Maraschino Blaquer menyadari itu semua. Ia memuat apa yang seharusnya tak ada dalam cerita mereka. scheroin's story 17+ instagram : michiomami
All Rights Reserved
#204
richman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Damn Kidnapped! [END]
  • RIDOLFINA
  • Atasha
  • Irene's Mission!
  • HER SECRET
  • Changes a Lot
  • I'M Queen
  •  𝐀𝐋𝐓𝐑𝐀𝐊𝐒𝐀 (My Absurd Husband)

Arabella, putri tunggal seorang pengusaha ternama, tumbuh dalam gemerlap harta namun jauh dari kebebasan. Hidupnya diatur sang ayah dengan ketat-hingga tekanan itu membuatnya memilih melarikan diri. Ia pikir di luar sana, ia bisa merasakan manisnya hidup tanpa belenggu. Namun, pelarian itu justru menyeretnya ke dalam takdir yang lebih kelam. Bukan kebebasan yang ia temukan, melainkan Alexander-pria misterius yang menculiknya dan membawanya jauh ke negeri asing. Di balik dingin tatapannya, tersimpan rahasia besar. Antara kebencian dan rasa ingin tahu, Arabella harus menghadapi kenyataan: kadang, kebebasan justru datang dengan harga yang tak pernah ia bayangkan. "Brengsek jauh-jauh dari ku pria tua sialan!" "Kau tau Arabella, laut sangat mirip denganmu. Berisiknya menenangkan tapi diamnya adalah tanda bahaya." "Jika nanti kami mengecewakanmu, aku harap kau mau memaafkan kami." ___________________________________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines